BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Manajemen Persib Bandung baru saja melakukan manuver mengejutkan di detik-detik akhir penutupan bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Demi mematuhi aturan kompetisi tanpa harus merombak komposisi legiun asing, Maung Bandung secara resmi mendaftarkan kembali sang kiper legendaris, I Made Wirawan, ke dalam skuad domestik.
Langkah ini diambil menyusul keputusan strategis klub yang menonaktifkan Adam Przybek dari daftar pemain untuk liga nasional. Meski kiper asal Wales itu "dibuang" dari kompetisi lokal, posisinya masih aman untuk mengawal gawang Persib di kancah Asia, yakni AFC Champions League 2 2025/2026.
Benturan Regulasi dan Kuota Pemain Asing
Persoalan muncul ketika Persib mendatangkan bintang baru, Layvin Kurzawa. Kehadiran Kurzawa membuat jumlah pemain asing di tubuh Maung Bandung melampaui batas maksimal yang ditetapkan operator liga. Alhasil, Adam Przybek menjadi "korban" administrasi agar slot pemain asing tetap berada di ambang aman.
Namun, pencoretan Przybek memicu masalah baru. Berdasarkan Pasal 12 Regulasi Super League 2025/2026, setiap kontestan wajib memiliki minimal tiga penjaga gawang terdaftar. Tanpa Przybek, Persib terancam sanksi administratif karena kekurangan personel di bawah mistar.
Kembalinya Sang Legenda dari Masa Pensiun
Untuk mengatasi kebuntuan tersebut, sosok I Made Wirawan kembali muncul ke permukaan. Meski sosok asal Bali ini sebenarnya sudah gantung sarung tangan sejak akhir musim 2023/2024, namanya kini tercatat kembali sebagai pemain aktif untuk putaran kedua musim ini.
Pendaftaran darurat ini terkonfirmasi tepat setelah jendela transfer ditutup pada Jumat malam (6/2/2026). Strategi ini dinilai sangat brilian karena:
Memenuhi Standar Regulasi: Persib kembali memiliki tiga kiper terdaftar.
Hemat Slot Asing: Tidak perlu mencari kiper baru yang bisa memakan jatah pemain asing.
- Baca Juga:
Kesiapan Teknis: Made Wirawan selama ini tetap berada di lingkungan tim sebagai staf pelatih, sehingga proses adaptasinya tidak lagi diperlukan.
Melalui langkah ini, Persib Bandung berhasil menyeimbangkan ambisi prestasi di kancah internasional dengan kepatuhan aturan di kompetisi dalam negeri. Kini, bobotoh tinggal menanti apakah sang legenda akan benar-benar kembali merumput atau sekadar menjadi pelengkap syarat administratif di atas kertas.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
