Tanggul Cisunggalah Jebol, Warga Bojong Keusik Terima Bantuan Pascabanjir

Susana
Rumah Aspirasi salurkan bantuan sembako untuk korban banjir Majalaya. Foto: Ist.

Akses Jalan Tertutup Lumpur dan Material

Habibi menjelaskan, banjir tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga membawa material seperti lumpur, bambu, kayu, hingga rongsokan yang menutup akses jalan lingkungan. Kondisi tersebut menghambat mobilitas warga serta memperlambat proses pembersihan pascabanjir.

“Air bah membawa lumpur dan material hingga menutup jalan kampung, sehingga warga kesulitan beraktivitas dan membersihkan rumah,” katanya.

Dorong Perbaikan Tanggul Cisunggalah

Selain penyaluran bantuan logistik, pihaknya juga mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian lebih kepada korban banjir, terutama warga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah.

Rumah Aspirasi juga meminta agar perbaikan tanggul Sungai Cisunggalah segera dilakukan guna mencegah banjir susulan di Majalaya.

“Perbaikan tanggul sangat penting agar kejadian serupa tidak kembali menimpa warga Bojong Keusik dan sekitarnya,” tegasnya.

Warga Masih Bersihkan Rumah

Sejumlah warga mengaku banjir datang secara tiba-tiba pada malam hari, sehingga banyak barang rumah tangga rusak dan tidak sempat diselamatkan. Hingga kini, sebagian warga masih memilih mengungsi karena kondisi rumah belum sepenuhnya layak huni.

Proses pembersihan lumpur masih terus dilakukan secara gotong royong, sementara bantuan logistik diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan pascabencana.

Editor : Rizal Fadillah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network