BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Jalur pantai selatan (pansela) Jawa Barat kerap digunakan masyarakat untuk mudik Lebaran. Masyarakat diimbau waspada saat melalui jalur ini karena masih minim penerangan dan rawan longsor.
Jajaran Polda Jabar bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan telah meninjau jalur Pansela dari Sukabumi hingga Pangandaran.
Hasil pengecekan, kata Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar Kombes Raydian Kokrosono, sejumlah titik di jalur Pansel belum sepenuhnya aman untuk dilalui pemudik.
Salah satu perhatian utama berada di wilayah Sukabumi rawan longsor. “Beberapa lokasi rawan longsor. Bahkan di salah satu titik, kondisi jalan tergerus sekitar sepertiga badan jalan,” kata Kombes Raydian.
Kapolda Jabar, ujar Kombes Raydian, memberikan arahan agar berkoordinasi dengan Pekerjaan Umum (PU) dan instansi terkait agar segera melakukan penanganan.
“Jika perbaikan belum dilakukan maksimal, minimal pasang rambu-rambu peringatan dilokasi rawan tersebut,” ujarnya.
Kombes Raydian menuturkan, dengan rambu peringatan, di harapkan pemudik yang memilih jalur pansela dari Jakarta menuju Jawa Tengah dapat mengetahui kondisi jalur lebih awal.
"Mereka juga bisa meningkatkan kewaspadaan selama perjalanan," tutur Kombes Raydian.
Selain kondisi jalan belum aman dilalui, jalur Pansel juga minim penerangan jalan.
“Sejak dulu jalur Pansela memang minim penerangan. Ini membuat pemudik enggan melintas di jalur ini,” ujarnya.
Untuk mengatasi masalah itu, Polda Jabar berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar memaksimalkan penerangan di sepanjang jalur Pansela sebelum puncak arus mudik dan arus wisata berlangsung.
Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
