Kapan Mulai Puasa? Intip Persiapan Sidang Isbat Ramadhan 2026 Besok dan Prediksi Posisi Hilal

Aga Gustiana
Sidang isbat penentuan 1 Ramadhan 1446 H akan digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) pada Jumat, 28 Februari 2025. Foto Doc pemantauan hilal di Hotel Aryaduta Palembang beberapa waktu lalu/Mushaful Imam

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Momen yang dinanti umat Muslim di Indonesia segera tiba. Kementerian Agama (Kemenag) dijadwalkan bakal menggelar sidang isbat untuk menetapkan awal puasa Ramadhan 2026 pada Selasa sore besok. Agenda ini menjadi rujukan resmi bagi masyarakat dalam memulai ibadah puasa tahun ini.

Merujuk data dari Bimas Islam Kemenag, berikut adalah detail pelaksanaan sidang isbat besok:

Proses penetapan ini bersandar pada payung hukum kuat, yakni Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2026. Regulasi ini mengatur metode integrasi antara penghitungan astronomi (hisab) dan pemantauan hilal secara langsung (rukyatulhilal).

Kondisi Hilal: Peluang Visibilitas di Bawah Standar MABIMS

Secara teknis, data hisab menunjukkan posisi hilal saat matahari terbenam pada 17 Februari 2026 di Indonesia berada pada rentang -2° 24.71' hingga 0° 58.08'. Sementara itu, sudut elongasinya tercatat antara 0° 56.39' sampai 1° 53.60'.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, mengungkapkan bahwa posisi tersebut secara matematis masih cukup rendah.

"Secara perhitungan, posisi ini belum memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS," ujar Arsad Hidayat.

Ia juga menambahkan bahwa fenomena konjungsi atau ijtimak diperkirakan baru akan terjadi pada 17 Februari 2026 pukul 19.01 WIB. Meski begitu, data ini tetap akan dikonfirmasi melalui pemantauan lapangan di berbagai titik di Indonesia.

"Seluruh data hisab dan hasil rukyat nantinya akan dibahas dalam sidang isbat sebelum ditetapkan secara resmi oleh Menteri Agama," imbuhnya.

Alur Pelaksanaan Sidang Isbat

Masyarakat dapat memantau jalannya ketetapan ini melalui empat tahapan utama:

  1. Presentasi Posisi Hilal: Paparan data astronomi oleh para ahli.

  2. Laporan Hasil Rukyat: Pengumpulan data real-time dari tim pemantau di daerah.

  3. Sidang Penetapan: Musyawarah pengambilan keputusan secara tertutup.

  4. Konferensi Pers: Pengumuman hasil sidang kepada publik secara luas.

Agenda ini dijadwalkan dihadiri oleh Menteri Agama, pimpinan Komisi VIII DPR RI, MUI, perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam, serta duta besar negara-negara sahabat.

Prediksi Awal Ramadhan 2026

Jika mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia yang telah diterbitkan Kemenag, 1 Ramadhan 1447 H diprediksi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Hal ini mengindikasikan bahwa umat Muslim kemungkinan besar akan mulai berpuasa lusa.

Namun, keputusan final tetap menunggu hasil musyawarah besok malam. Arsad Hidayat pun meminta publik untuk bersabar menanti ketetapan hukum yang sah.

"Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu keputusan resmi pemerintah. Sidang isbat adalah mekanisme resmi penetapan awal Ramadhan di Indonesia," pungkas Arsad.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network