Anton mengapresiasi terselenggaranya Kirab Budaya Cap Go Meh yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan kebersamaan masyarakat Kota Bekasi.
“Ini contoh nyata bagaimana keberagaman bisa berjalan seiring dengan saling menghormati. Di tengah bulan Ramadan, masyarakat tetap bisa menikmati kekayaan budaya tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah. Bekasi menunjukkan wajah Indonesia yang sesungguhnya,” ujar Anton.
Ia berharap kegiatan budaya seperti Kirab Cap Go Meh terus didukung semua pihak karena mampu memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi lintas umat beragama, sekaligus menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda.
Selain memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kirab budaya, DPD Partai Demokrat Jawa Barat juga turut menyalurkan bakti sosial (baksos) kepada warga Tionghoa.
Bantuan yang diberikan berupa paket sembako sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen Partai Demokrat dalam memperkuat nilai kebersamaan serta solidaritas lintas komunitas di Kota Bekasi, khususnya di momentum Ramadan dan perayaan Cap Go Meh.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
