Gubernur Lemhannas Ceramah di Masjid Salman ITB, Tegaskan Ketahanan Nasional Fondasi Kemajuan Bangsa
Empat Nilai Kepemimpinan Nabi
Ace Hasan juga menegaskan bahwa kepemimpinan berbasis nilai dapat merujuk pada empat sifat utama Nabi Muhammad SAW, yaitu shiddiq, amanah, fathonah, dan tabligh.
Shiddiq berarti kejujuran dan konsistensi antara ucapan dan tindakan. “Pemimpin yang shiddiq tidak boleh siang berkata A lalu sore berkata Z. Tidak boleh ada jarak antara kata dan perbuatan,” ujar Kang Ace.
Amanah berarti dapat dipercaya dan menjaga tanggung jawab yang diberikan oleh Allah maupun masyarakat.
Fathonah berarti kecerdasan dalam memahami persoalan serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat berdasarkan analisis yang matang.
"Sedangkan tabligh berarti kemampuan menyampaikan kebijakan dengan baik sehingga masyarakat memahami dan merasakan manfaat dari kepemimpinan tersebut," kata Kang Ace alumnus Pondok Pesantren Cipasung Tasikmalaya dan sejumlah pesantren terkemuka di Jawa Barat dan Yogyakarta itu.
Dia mengingatkan bahwa ketahanan nasional Indonesia saat ini diuji oleh dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.
“Ketahanan nasional tidak hanya soal kekuatan militer. Sebuah bangsa juga harus memiliki ketahanan energi, ketahanan pangan, dan ketahanan ekonomi,” ujarnya.
Di akhir ceramahnya, Ace Hasan menyampaikan harapan agar Indonesia senantiasa menjadi negara yang aman, makmur, dan diridai Allah SWT.
“Semoga Indonesia menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, negeri yang baik, negeri yang makmur, yang selalu berada dalam naungan ridha dan ampunan Allah SWT,” kata Kang Ace.
Dia berharap pesan Ramadhan tersebut dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat tentang pentingnya menjaga ketahanan nasional serta menghadirkan kepemimpinan yang berbasis nilai demi kemajuan bangsa.
Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
