Investasi Ramah Lingkungan Meroket! Obligasi Hijau Jadi Favorit Investor Bandung

Susana
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Foto: Pixabay)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id – Tren investasi berkelanjutan semakin diminati di Indonesia. Bank BJB membuktikan hal ini melalui penawaran Sustainability Bond Tahap II pada awal 2026, yang mendapat respon luar biasa dari investor domestik maupun institusi.

Permintaan Investor Capai Hampir Rp1 Triliun

Total permintaan investor hingga penutupan bookbuilding pada 2 Maret 2026 mencapai Rp932,4 miliar. Angka ini menegaskan antusiasme pasar terhadap instrumen obligasi ramah lingkungan yang menawarkan pertumbuhan berkelanjutan.

Obligasi ini hadir dalam dua seri:

  • Seri A: Tenor 3 tahun, kupon indikatif 5,45%–6,05%

  • Seri B: Tenor 5 tahun, kupon indikatif 5,70%–6,30%

Peringkat idAA (Double A) dari Pefindo memperkuat kepercayaan investor terhadap kapasitas finansial emiten, sementara SDGs Hub Universitas Indonesia menilai kerangka obligasi ini “Ramah Lingkungan/Berkelanjutan.”

Dana Fokus pada Proyek Lingkungan dan Sosial

Sesuai regulasi POJK Nomor 18 Tahun 2023, seluruh dana obligasi dialokasikan untuk dua sektor utama:

  1. Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL)

  2. Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS)

Hingga akhir 2025, portofolio berkelanjutan telah menembus Rp14,3 triliun, mendukung sektor UMKM, pemberdayaan sosial, dan proyek mitigasi perubahan iklim.

Editor : Rizal Fadillah

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network