Lebaran bertemu Nyepi tantangan harmoni tahun ini dinilai memang cukup unik karena momentum Lebaran berdekatan dengan Hari Raya Nyepi yang dirayakan umat Hindu. Mengingat Bandung adalah kota yang majemuk, Farhan mengeluarkan imbauan tegas namun santun terkait larangan pawai takbir di jalanan pada Kamis malam.
Langkah ini diambil demi memastikan kesucian ibadah Nyepi tidak terganggu oleh kebisingan di ruang publik. Baginya, inilah wajah asli Indonesia yang sesungguhnya.
“Pada saat bersamaan juga, ini salah satu bentuk bagaimana Bhinneka Tunggal Ika di Indonesia. Kita tetap menghormati saudara-saudara yang beragama Hindu yang sedang merayakan ibadah Nyepi,” tegas Farhan.
Dia menyampaikan bahwa kegembiraan merayakan Idulfitri tidak boleh melukai kekhusyukan umat lain. “Jadi takbiran malam ini tidak ada pawai, paling besok baru boleh pawai. Malam ini jangan, untuk menghormati yang Nyepi,” sambungnya lagi.
Melalui momentum yang berbarengan ini, Wali Kota Farhan berharap warga Bandung bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal kedewasaan beragama. Menjaga perasaan tetangga, menurutnya, adalah inti dari merayakan kemenangan yang fitri.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
