Menolak Lupa Jasa Pahlawan, Pangdam Siliwangi Rehab Rumah Purnawirawan Jabar

Muhammad Rafki Razif
Mayjen TNI Kosasih. (Foto: M Rafki)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Keluarga Besar TNI di Jawa Barat menjadi momentum berbagi dan mempererat kebersamaan. Dalam kegiatan ini, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, menyalurkan bantuan dana pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) bagi veteran, serta bantuan alat fogging untuk pencegahan penyakit.

Kegiatan yang digagas Pemuda Panca Marga (PPM) Jawa Barat ini dihadiri berbagai organisasi keluarga besar TNI, seperti FKPPI dan HIPAKAD, di Kota Bandung, Jumat (17/4/2026).

Mayjen TNI Kosasih mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan organisasi keluarga besar TNI di wilayah Jawa Barat, sekaligus memanfaatkan momentum Syawal untuk mempererat hubungan kekeluargaan.

“Hari ini acara silaturahim keluarga besar TNI bersama Pangdam III Siliwangi. Ini bagian dari pembinaan organisasi di wilayah Jawa Barat,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya para veteran dan purnawirawan.

“Alhamdulillah, kita bisa bersilaturahim dalam suasana Syawal. Ini momentum mempererat kebersamaan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, disalurkan bantuan dana rutilahu serta alat semprot fogging sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang berisiko meningkatkan kasus demam berdarah.

“Ada bantuan dana pembangunan rumah tidak layak huni dan alat fogging sebagai upaya antisipasi menghadapi El Nino,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PPM Jawa Barat, MQ Iswara, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar halal bihalal, tetapi juga menjadi wujud kepedulian terhadap kondisi keluarga besar TNI yang masih membutuhkan perhatian.

“Kegiatan ini murni halal bihalal, sekaligus mempererat silaturahmi keluarga besar TNI,” kata Iswara.

Ia menyebut, bantuan rutilahu diberikan secara simbolis dengan nominal sekitar Rp25 juta per unit, menyesuaikan dengan skema bantuan dari pemerintah daerah. Saat ini, pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan penyaluran tepat sasaran.

“Masih simbolis karena data dari daerah belum seluruhnya masuk. Kami minta dilakukan pendataan bagi veteran yang rumahnya tidak layak huni,” ujarnya.

Selain itu, bantuan alat fogging juga akan didistribusikan ke berbagai daerah di Jawa Barat, dengan rencana satu unit untuk setiap wilayah, atau sekitar 27 unit secara keseluruhan.

“Ini untuk pencegahan, karena potensi DBD mulai meningkat,” jelasnya.

Iswara menambahkan, meski peran sosial politik TNI telah berubah, hubungan historis dan kekeluargaan dengan masyarakat harus tetap terjaga. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan digelar secara rutin untuk memperkuat solidaritas keluarga besar TNI.

“Silaturahmi ini harus terus dijaga, bahkan direncanakan ada kegiatan rutin bersama Keluarga Besar TNI di Kodam III,” pungkasnya.

Editor : Agung Bakti Sarasa

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network