Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas selama pelaksanaan program berlangsung. Menteri Sosial mengingatkan seluruh pihak agar tidak melakukan praktik titipan maupun suap menyuap dalam proses seleksi.
Hal ini sejalan dengan arahan Presiden agar program strategis tersebut berjalan bersih dan tepat sasaran.
Di tingkat daerah, dukungan terhadap Program Sekolah Rakyat terus diperkuat melalui sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi menyatakan kesiapan daerahnya dalam mendukung implementasi program tersebut.
"Kami berharap program ini segera memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di Morowali Utara. Daerah kami siap berkolaborasi penuh dengan Kemensos untuk memastikan setiap anak dari keluarga rentan mendapatkan kesempatan pendidikan yang setara dan berkualitas," tegas Bupati Delis.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan data presisi untuk memastikan intervensi program berjalan efektif. Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik untuk memperbaiki akurasi data serta mengembangkan sistem berbasis geolokasi guna memetakan kondisi masyarakat secara detail.
Melalui pendekatan tersebut, Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjangkau wilayah-wilayah prioritas, termasuk daerah pesisir yang masih berada pada kategori kemiskinan ekstrem.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan masyarakat, Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi nyata dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus mempercepat penurunan angka kemiskinan di Indonesia.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
