“Terima kasih kepada saudara-saudara kita Viking. Kita datang ke sini bersilaturahmi,” ucapnya.
Luqman menyadari bahwa setiap suporter pasti mendambakan kemenangan bagi timnya, namun hasil di lapangan tidak boleh merusak hubungan baik di luar stadion.
“Mungkin kami mau menang, teman-teman Bandung juga mau menang. Tapi mengingat ini pertandingan, semua harus happy ending,” katanya.
Pertarungan Persib melawan Arema FC malam ini menjadi bukti bahwa kedewasaan suporter sedang diuji. Lebih dari sekadar perebutan posisi di klasemen, laga ini menjadi panggung pembuktian bahwa perdamaian dalam sepak bola Indonesia bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
