Hasil Hisab: Hilal Berpotensi Terlihat
Berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak menjelang Zulhijah 1447 H terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 03.00 WIB.
Saat rukyat dilakukan, posisi hilal diperkirakan sudah berada di atas ufuk di seluruh wilayah Indonesia dengan ketinggian antara 3° hingga 6° lebih, serta sudut elongasi antara 8° hingga 10° lebih.
Kondisi ini menjadi salah satu indikator penting dalam penentuan awal bulan hijriah.
Rukyatul Hilal Dilakukan di 88 Titik Nasional
Untuk memastikan hasil pengamatan yang akurat, Kemenag bersama berbagai instansi seperti BMKG, BRIN, Peradilan Agama, hingga ormas Islam akan melakukan rukyatul hilal di 88 titik pemantauan.
Lokasi tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mencakup:
- Aceh hingga Sumatera: Sabang, Lhokseumawe, Padang, Bengkulu, Lampung
- Jawa & DKI Jakarta: Pantai Anyer, UIN Walisongo, hingga rooftop masjid dan observatorium
- Kalimantan: Kubu Raya, Palangka Raya, IKN, hingga Tarakan
- Sulawesi: Makassar, Mamuju, Manado, hingga Gorontalo
- Bali & Nusa Tenggara: Kuta Selatan, Lombok Utara, hingga Kupang
- Maluku & Papua: Ambon, Ternate, Merauke, Jayapura, hingga Manokwari
Lokasi pengamatan mencakup observatorium, pantai, gedung tinggi, hingga masjid dan fasilitas BMKG.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
