Suara khas primata ini yang bersahutan menciptakan atmosfer hutan tropis autentik, membuat pengunjung sejenak lupa bahwa mereka masih berada di Jakarta.
Satu hal yang membedakan Faunaland adalah kebersihan areanya. Bau menyengat yang biasanya identik dengan kebun binatang hampir tidak ditemukan di sini.
CEO Faunaland, Danny Gunalen menegaskan bahwa fokus utama mereka bukan sekadar bisnis, melainkan tanggung jawab moral.
“Masyarakat masa kini ingin melihat bagaimana pengelola merawat satwa secara bertanggung jawab. Kami harus menyeimbangkan antara kesehatan hewan, edukasi, dan keberlanjutan operasional,” kata Danny, Rabu (13/5/2026).
Ia menambahkan bahwa Faunaland memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati melalui program pengembangbiakan.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
