BANDUNG, iNewsBandungraya.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mencatat adanya peningkatan kasus gangguang jiwa berat.
Berdasarkan data yang dihimpun dari 80 puskesmas di Kota Bandung, jumlah kasus orang dengan gangguan jiwa berat terus meningkat dari 4.261 kasus pada 2022 menjadi 5.272 kasus pada 2025.
Selain gangguan jiwa berat, berbagai masalah kesehatan mental lainnya seperti depresi, kecemasan, gangguan tidur, hingga gangguan bipolar juga menunjukkan tren peningkatan dalam periode yang sama.
Administrator Kesehatan Ahli Muda Dinkes Kota Bandung, Endang Pregiwatiningsih mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma terhadap layanan kesehatan jiwa dan mulai terbuka terhadap pentingnya konseling maupun dukungan psikologis.
“Menjaga kesehatan fisik itu penting, tetapi kesehatan jiwa juga sama pentingnya. Sama seperti kita rutin memeriksakan kesehatan gigi atau kesehatan tubuh lainnya, kesehatan mental juga perlu dijaga. Mencari bantuan psikolog bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk keberanian untuk menjadi lebih baik,” ujar Endang, Rabu (10/6/2026).
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
