Genera-Z Berbakti 2026 Terapkan Format Penjurian Baru, Finalis Ditantang Adu Gagasan

Bennazir
Genera-Z Berbakti, sebuah program call for proposal dari Bakti BCA bagi para mahasiswa, tahun 2026 ini hadir dengan format penjurian baru. (Foto:Istimewa)

Tahap pertama yaitu Idea Pitch. Pada babak ini, tiap finalis diberi waktu 10 menit untuk mempresentasikan rancangan program terbaiknya. Tahap selanjutnya adalah Think Tank, di mana finalis diberi waktu 60 detik untuk menjawab pertanyaan panelis. Jika panelis memberikan respons atas jawaban, finalis dapat memberikan tanggapan maksimal 30 detik.

Babak terakhir adalah Head to Head, di mana para finalis dapat saling adu argumen, memberikan pertanyaan, menjawab, dan mempertahankan ide masing-masing sekaligus menguji kekuatan program mereka.

Namun, berbeda dengan tahun lalu, kali ini Genera-Z Berbakti menerapkan satu peraturan baru.

Peraturannya, dalam menempuh setiap tahap (Idea Pitch, Think Tank, dan Head to Head) finalis hanya boleh diwakilkan satu orang berbeda. Itu berarti, setiap individu dalam tim punya kesempatan sama untuk tampil di hadapan panelis dan lawannya.

Ketentuan ini membuat banyak finalis terkejut, salah satunya yaitu Tessa dari tim DESA HIDUP perwakilan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. 

Editor : Abdul Basir

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network