BANDUNG,iNews BandungRaya.id - Pimpinan Pusat (PP) Santri Pasundan beraudiensi dengan Deputi III Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Rabu (1/7/2026).
Pertemuan ini menandai kolaborasi strategis dalam mendukung program prioritas pemerintah demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Pembina PP Santri Pasundan, KH Rd Deden Fahrurozi mengatakan, audiensi ini menjadi ajang diskusi dua arah dalam membahas berbagai program dan kebijakan nasional yang sedang dilaksanakan.
Seperti Sekolah Rakyat (SR), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan juga program Makan Bergizi Gratis (MBG). Semua program itu manfaatnya harus dapat dirasakan langsung oleh rakyat di berbagai daerah dalam jangka panjang.
"Kami ingin semua program itu bisa konsisten dilaksanakan dan benar-benar tepat sasaran dirasakan masyarakat. PP Santri Pasundan berkomitmen mendukung keberlanjutan program-program tersebut," kata Deden dalam keterangan resminya.
Menurutnya, keberlanjutan program ini dinilai krusial untuk membentengi publik dari ancaman disinformasi serta dampak negatif polarisasi politik.
Perlunya transparansi data dan membuka akses informasi ke publik, terutama mengenai distribusi dan keadilan anggaran.
Sehingga publik bisa terudkasi dan tidak terjadi misinformasi terhadap program-program pemerintah.
"Semua keberhasilan program nasional itu sangat bergantung pada penguatan komunikasi publik," ucapnya.
Oleh karena itu, lanjutnya, PP Santri Pasundan siap memfasilitasi dan mengundang jajaran KSP untuk turun langsung berdialog dengan perwakilan ribuan santri serta pesantren di wilayah Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.
Agar dapat mengoptimalkan fungsi badan komunikasi pemerintah dan para juru bicara untuk menyampaikan progres, manfaat, dan data konkret secara masif kepada masyarakat.
"Masyarakat juga perlu mengetahui progres dan manfaat dari program yang dilakukan sesuai dengan data yang konkret. Itulah fungsi dari badan komunikasi pemerintah dan juru bicara, untuk bisa menyampaikan ke publik," jelasnya. (*)
Editor : Rizki Maulana
Artikel Terkait
