Disdik Bakal Beri Sanksi Sekolah Jika Ditemukan Ada Pelanggaran dalam MPLS

Adi Haryanto
Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat melakukan monitoring Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ke sekolah-sekolah untuk memastikan tidak adanya pelanggaran yang dilakukan. Foto/Inews Bandung Raya

BANDUNG BARAT,iNews BandungRaya.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melakukan monitoring Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Hal tersebut untuk memastikan pelakaanaan MPLS khususnya di sekolah tingkat SD dan SMP berjalan dengan baik. Yakni menjadi ajang pengenalan siswa terhadap rekan baru dan lingkungan sekolahnya.

"Untuk pelaksanaan MPLS kita ada monitoring oleh petugas ke semua sekolah dari wilayah utara ke selatan," kata Plt Kepala Disdik KBB Edy Syafrudin saat ditemui, Rabu (15/7/2026).

Edy menjelaskan, konsep MPLS sekarang adalah harus ramah terhadap anak (siswa). Sehingga ini harus jadi momentum yang menyenangkan bagi peserta didik tanpa ada praktik perpeloncoan atau pembinaan yang keras.

Sekolah harus jadi tempat yang ramah dan menjadi rumah kedua bagi para peserta didik yang akan menempuh pendidikan.

Mengingat keberhasilan pendidikan menjadi tanggung jawab bersama tenaga pendidik, siswa, dan juga orang tua.

Disinggung jika nantinya ada laporan sekolah yang terbukti melakukan pelanggaran selama masa MPLS, Edy menegaskan akan memberikan sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku dan tanpa pandang bulu.

"Kalau memang ada pelanggaran (MPLS) maka akan disanksi, sekolahnya dan juga panitia MPLS-nya," ujarnya.

Terkait dengan kuota penerimaan murid baru, lanjut Edy, sejauh ini untuk sekolah-sekolah yang berada di kawasan perkotaan sudah terpenuhi. Seperti di kawasan Lembang, kemudian Ngamprah, Padalarang dan sekitarnya.

Adapun di wilayah selatan Bandung Barat, ada yang kuotanya masih tersisa. Itu dikarenakan ada peserta didik yang melanjutkan sekolah seperti ke jenjang pesantren yang banyak tersebar di wilayah selatan.

"Saya berharap semoga MPLS berjalan lancar dan sekolah mampu menghadirkan suasana yang membuat peserta didik merasa aman dan bahagia," pungkasnya.

Sementara itu saat ini berdasarkan data di Dinas Pendidikan, jumlah SD di Bandung Barat ada sebanyak 639 dan SMP 211. Dengan jumlah siswa SD sebanyak 31.000 dan SMP 17.132 siswa tersebar di 16 kecamatan. 

Editor : Rizki Maulana

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network