Bermula dari Keributan Sesama Peserta
Niat baik petugas keamanan untuk menjaga kondusivitas acara justru berbuah aksi penganiayaan. Kericuhan berawal saat kelompok pelaku terlibat perselisihan dengan rombongan karnaval lainnya.
"Berdasarkan keterangan para saksi kejadian tersebut, ketika Pak Kapolsek dan Pak Danramil Cicalengka sedang bertugas mengamankan karnaval di acara 17 Agustus tersebut, tiba-tiba adanya keributan," katanya.
Upaya melerai yang dilakukan aparat penegak hukum malah direspon dengan tindakan anarkis oleh para tersangka yang sudah hilang kendali.
"Namun justru Pak Danramil dan Pak Kapolsek yang pada saat itu sedang bertugas dengan mengenakan seragam PDU malah justru diserang, dipukul," jelasnya.
Di Bawah Pengaruh Alkohol
Pihak kepolisian memastikan adanya unsur alkohol dalam insiden pengeroyokan ini setelah berkoordinasi dengan tim Satuan Reserse Narkoba.
"Berdasarkan pemeriksaan para saksi dan Sat Narkoba, para tersangka diduga pelaku minum minuman keras," ucapnya.
"Motif awal dari keterangan Pak Kapolsek dan para saksi di lapangan, jadi si para pelaku ini selama pelaksanaan karnaval terjadi cekcok dengan peserta lain, sehingga Pak Kapolsek langsung melerai. Tapi justru Pak Kapolsek langsung diserang dengan Pak Danramil," tambahnya.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
