Lautan Motor Custom dan Rocker Bersatu, 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree Bikin Bandung Histeris

Deni Mulyana
Perwakilan klub, komunitas otomotif, dan peserta Jambore membacakan naskah Deklarasikan Bandung Kondusif dalam gelaran The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026 di Heritage, Jalan Laswi, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). (foto: inewsid/deni mulyana)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026 yang digelar di Heritage, Jalan Laswi, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026), berlangsung meriah dengan melibatkan puluhan komunitas dan ratusan pengendara dari berbagai daerah.

Selain menjadi ajang mempererat persaudaraan sesama pengguna motor, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak komunitas bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban Kota Bandung. 

Ketua Pelaksana The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026, Deni Minuz mengatakan gelaran jambore kedua yang merupakan hasil kolaborasi REBORN Indonesia bersama Bold Riders tersebut berlangsung lebih meriah dibanding tahun sebelumnya. Sedikitnya 25 komunitas turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan tersebut.

“Untuk jambore yang kedua kali ini lebih meriah. Semua komunitas datang dan rangkaian acaranya juga tertata rapi. Kami bisa mengumpulkan sejumlah komunitas yang ada di Bandung,” ujar Deni.

Rangkaian riding berlangsung selama dua hari pada 11 dan 12 September. Pada hari pertama, peserta melakukan perjalanan dari Bandung menuju Sumedang dan berakhir di Subang. Selanjutnya, pada hari kedua, peserta kembali melakukan perjalanan dari Subang menuju Bandung.

“Untuk riding kurang lebih ada 400 motor. Mereka disuguhkan jalur dengan pemandangan alam yang indah, termasuk sejumlah track yang menarik,” ucap Deni.


Ketua Pelaksana The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026 Deni Minuz (kiri), Brand Communication Bold Riders Lintang Kinasih (tengah), dan Ketua Umum REBORN Indonesia, Acep Rajaoutbound (kanan). (foto: inews.id/deni mulyana)

Perkuat Persaudaraan Komunitas Riders

Selain kegiatan riding, Jambore juga diisi dengan berbagai aktivitas, mulai dari edukasi safety riding, kontes digital, hingga aksi sosial donor darah yang bekerja sama dengan PMI Kota Bandung. Dari sisi komunitas, kegiatan ini dinilai menjadi ruang penting untuk memperkuat hubungan antarpengendara. 

Brand Communication Bold Riders, Lintang Kinasih mengatakan Bold Riders memiliki jaringan sekitar 600 komunitas motor di Indonesia. “Kami senang bisa bertemu dengan teman-teman komunitas. Kami ingin lebih dekat sekaligus memperkuat spirit of brotherhood yang selama ini sudah dibangun bersama,” ujar Lintang.

Bold Riders sebelumnya juga telah terlibat dalam berbagai kegiatan komunitas, di antaranya Iron Pipe, Burnout di Solo, Chopper Camp di Jakarta hingga Throttleland yang digelar pada Agustus 2026.

Sementara itu, Chief REBORN sekaligus Ketua Umum REBORN Indonesia, Acep Rajaoutbound menyampaikan apresiasi kepada Bold Riders yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan jambore tersebut.

Menurutnya, dukungan Bold Riders terlihat sejak rangkaian kegiatan hari pertama, mulai dari pelepasan di Kodam, checkpoint di Sumedang hingga Subang. Pada hari kedua, rombongan kembali dilepas dari Subang hingga finis di Heritage, Jalan Laswi, Kota Bandung.

“Selain live band dan safety riding, kami juga menggelar kegiatan sosial berupa donor darah bersama PMI Kota Bandung. Ini menjadi bagian dari rangkaian acara jambore,” kata Acep.


Penampilan grup band TimeBomb meramaikan acara The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026 yang digelar di Heritage, Jalan Laswi, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026), (foto: inews.id/deni mulyana)
 

Deklarasikan Bandung Kondusif

Puncak kegiatan sekaligus menjadi momentum perayaan satu dekade perjalanan Royal Enfield dan REBORN Indonesia, yang ditandai dengan kebersamaan ratusan rider dan komunitas dalam semangat persaudaraan serta komitmen menjaga Bandung tetap kondusif. Deklarasi ini menjadi bentuk komitmen komunitas untuk ikut menjaga ketertiban, keamanan serta keselamatan berlalu lintas di Kota Bandung.

Dalam Naskah Deklarasi Bandung Kondusif, komunitas rider menyatakan komitmennya, yakni pertama, untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum. Kedua, pelopor keselamatan berlalu lintas. Ketiga, menolak segala bentuk kriminalitas, dan keempat bersinergi untuk Kota Bandung.

Acep mengatakan, komunitas tidak ingin berjalan sendiri dalam membangun Kota Bandung. Karena itu, seluruh klub dan komunitas diajak bersinergi untuk menciptakan suasana kota yang lebih aman dan kondusif.

“Kami ingin bersama-sama bersinergi membangun Kota Bandung. Tidak sendiri-sendiri. Kami mengajak klub dan komunitas untuk menjaga ketertiban serta safety riding dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Menurut Acep, deklarasi tersebut mendapat respons positif dari peserta. Mereka berharap kondisi Kota Bandung yang semakin kondusif dapat memberikan ruang lebih luas bagi kegiatan komunitas dan berbagai gelaran otomotif.

“Kami ingin bersama-sama menjaga Kota Bandung. Harapannya, ketika ada event komunitas, prosesnya juga bisa berjalan lebih mudah karena semua ikut menjaga kondusivitas,” katanya.

Suasana jambore yang berlangsung hingga malam hari tersebut semakin semarak dengan penampilan sejumlah grup musik, di antaranya Time Bomb, Uborn, Koil, dan Kabut Salju. 
 

Editor : Abdul Basir

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network