Di sisi lain, kubu tuan rumah menyambut wakil Indonesia dalam kondisi yang jauh lebih matang. FC Seoul saat ini tengah menduduki puncak klasemen sementara K-League 1 2026. Tim berjuluk Dark Red Warriors itu tampil superior di fase reguler dengan mengemas 19 kemenangan, 5 hasil imbang, serta baru 5 kali kalah dari 29 penampilan, yang mengantar mereka mengumpulkan 62 poin dan mengamankan tiket ke putaran final Grup A.
Meski sempat tumbang di tangan Ulsan HD pada awal September, skuad besutan Kim Gi-dong langsung merespons cepat lewat kemenangan 2-1 atas Jeonbuk FC beberapa hari berselang. Pengalaman mereka tampil di ajang AFC Champions League Elite (ACL Elite) musim lalu juga membuat lini peremdaman lawan diprediksi bakal bekerja ekstra keras.
Lini pertahanan Maung Bandung wajib mewaspadai ketajaman lini serang tuan rumah yang telah membukukan 55 gol musim ini. Penyerang asal Polandia, Patryk Klimala, menjadi ancaman nyata di kotak penalti berbekal koleksi 12 golnya. Selain itu, kreativitas gelandang serang asal Brasil, Anderson Oliveira, serta pilar lokal seperti Moon Seon-min dan Jeong Seung-won siap menebar ancaman dari lini kedua.
Kendati demikian, lini belakang FC Seoul mencatatkan rasio kebobolan di angka 0,79 per laga. Celah tipis inilah yang coba dimanfaatkan oleh barisan juru gedor Persib, termasuk penyerang andalan mereka, Balsa Sekulic, yang konsisten mencatatkan namanya di papan skor dalam dua pertandingan terakhir.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
