Kehadiran #ByeByeBox di ITB juga menyasar kelompok yang dinilai dekat dengan perkembangan teknologi, yakni mahasiswa.
ITB dipilih sebagai lokasi awal Campus Roadshow karena kampus tersebut mempertemukan aspek teknologi, keilmuan, inovasi, dan isu keberlanjutan. REMIND sendiri lahir dari ekosistem ITB.
Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB, Prof. Dr.Eng. Ir. Syafrizal, menilai kampus dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan kebiasaan baru yang lebih berkelanjutan.
“Kehadiran #ByeByeBox di ITB menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami isu e-waste sekaligus terlibat langsung dalam aksi nyata,” katanya.
Founder & CEO REMIND, Muhammad Dzikri Ahira Soefihara, mengatakan teknologi dalam #ByeByeBox tidak hanya digunakan untuk mengumpulkan perangkat bekas.Menurutnya, teknologi juga berfungsi untuk membuat proses pencatatan dan pemulihan material menjadi lebih terukur.
“Teknologi membantu proses pengumpulan, pencatatan, serta pemulihan material, sehingga perangkat elektronik yang tidak lagi digunakan masih dapat memiliki nilai dalam siklus pemanfaatan berikutnya,” ujar Dzikri.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
