Dengan dukungan tersebut, proses distribusi diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif, terutama ketika terjadi kondisi yang menyebabkan masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Bantuan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai potensi dampak kebencanaan.
Air Bersih Berkaitan dengan Aktivitas Ekonomi Warga
General Manager GDE Unit Patuha Efrata Meliala mengatakan, persoalan ketersediaan air tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Menurutnya, air juga memiliki keterkaitan erat dengan keberlangsungan aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Kondisi tersebut semakin terasa bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian. Ketika musim kemarau berlangsung dan ketersediaan air terbatas, aktivitas pertanian maupun produktivitas masyarakat dapat ikut terdampak.
Karena itu, dukungan terhadap penyediaan dan distribusi air bersih menjadi salah satu langkah yang dapat membantu masyarakat melewati periode kemarau.
GDE Unit Patuha berharap bantuan tersebut dapat mendukung masyarakat agar tetap menjalankan berbagai aktivitas produktif di tengah kondisi yang penuh tantangan.
Kolaborasi Jadi Kunci Penanggulangan Bencana
Gamber menjelaskan, keterlibatan BPBD dalam program tersebut menjadi bagian penting karena lembaganya memiliki fungsi strategis dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Bandung.
BPBD tidak hanya berperan ketika kondisi kedaruratan terjadi, tetapi juga dalam upaya mengurangi risiko serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.
Menurutnya, penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya perlu membangun koordinasi agar respons terhadap kondisi darurat maupun kebutuhan masyarakat dapat dilakukan secara efektif.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
