Sementara itu, Her Mark menggambarkan jejak, nilai, serta warisan kebaikan yang ditinggalkan, atau what she leaves behind.
Ketiga subkoleksi tersebut kemudian dirangkai menjadi satu narasi besar: how she becomes, how she shines, and what she leaves behind.
General Manager MONDIAL, Leslie Christian Saputra, mengatakan perayaan ulang tahun ke-47 menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada perempuan yang menjalani perjalanan hidup dengan ketangguhan dan rasa percaya diri.
"Perayaan ulang tahun MONDIAL ke-47 ini merupakan momentum yang sangat istimewa bagi kami. Melalui tema 'The World She Reigns Upon', MONDIAL memberikan apresiasi penuh dan penghormatan setinggi-tingginya kepada setiap perempuan yang memimpin perjalanannya dengan ketangguhan, keanggunan, dan rasa percaya diri," ujar Leslie.
Menurutnya, koleksi MONDIAL Gala juga menjadi representasi dari perjalanan, pancaran diri, serta jejak kebaikan yang ditinggalkan seorang perempuan.
Tiga Kalung Berlian Jadi Sorotan
Dari 70 karya yang diperkenalkan, terdapat tiga statement necklace yang menjadi sorotan utama. Ketiganya merepresentasikan masing-masing subkoleksi dalam MONDIAL Gala.
Pada subkoleksi Her Bloom, MONDIAL menghadirkan Serene Bleu Necklace yang terinspirasi dari konsep Lumen Bloom.
Kalung tersebut menggunakan Royal Blue Sapphire asal Sri Lanka sebagai batu utama dengan bobot 12,580 carat. Batu utama tersebut dipadukan dengan susunan center stones berlapis dengan ukuran mulai dari 5,830 carat hingga 0,520 carat.
Rangkaian batu tersebut membentuk interpretasi kelopak bunga yang sedang mekar dan menggambarkan fase pertumbuhan seorang perempuan.
Berikutnya adalah Eclat Necklace dari subkoleksi Her Glow. Karya ini terinspirasi dari Orb of Light dan membawa konsep pancaran cahaya serta rasa percaya diri dari dalam diri.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
