Dampak langsung dari peningkatan adopsi tersebut berimbas pula pada lonjakan konsumsi energi listrik. Tercatat sepanjang semester I/2026, pemakaian listrik khusus home charging menyentuh angka 110,55 GWh, melonjak drastis hingga 93,59 persen dibanding periode tahun lalu.
Di samping pengisian daya rumahan, pertumbuhan infrastruktur pendukung publik di Jawa Barat juga terus digenjot. Hingga Desember 2025, PLN UID Jawa Barat mencatat operasional 501 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 289 titik strategis.
Kombinasi antara fasilitas pengisian di rumah dan stasiun publik ini dinilai mampu memberikan fleksibilitas penuh bagi para pemilik kendaraan listrik dalam merencanakan perjalanan mereka. Home charging diandalkan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas harian di dalam kota, sementara SPKLU siap mengakomodasi perjalanan jarak jauh yang dinamis.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
