BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Waktu berjalan begitu cepat bagi penyerang sayap andalan Persib Bandung, Febri Hariyadi. Enam purnama sudah berlalu sejak pisau bedah menyentuh lututnya demi mengatasi robekan Anterior Cruciate Ligament (ACL) — sebuah cedera horor yang memutus koneksi krusial antara tulang paha dan tulang kering di dalam sendi lutut pesepak bola.
Kini, secercah harapan mulai benderang. Pemain yang akrab disapa Bow tersebut perlahan menemukan kembali ritme tubuhnya setelah bergelut dengan program rehabilitasi yang melelahkan.
“Memasuki enam bulan setelah operasi, sejauh ini cukup baik. Proses pemulihannya berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan secepatnya bisa segera kembali ke lapangan,” kata Febri Hariyadi, dikutip dari persib.co.id, Senin (5/10/2026).
Kendati perkembangan fisiknya menunjukkan grafik menanjak, penggawa lincah ini tidak menampik bahwa musuh terbesar selama masa pemulihan bukanlah otot yang kaku, melainkan pikiran yang jenuh. Menonton rekan setim berjuang dari tribun atau layar televisi memberikan tekanan psikologis tersendiri yang menguji keteguhan hati.
“Yang paling berat selain recovery ACL yaitu menjaga mental. Jadi ya saya sebisa mungkin menjaga itu,” ungkapnya.
Editor : Agung Bakti Sarasa
Artikel Terkait
