“Saya akan upayakan, karena bagaimanapun juga masalah ini pasti ada post-traumatic syndrome. Maka saya akan ngobrol dulu, lakukan asesmen, apa yang bisa kita bantu, kita akan kerahkan nanti dari tim psikologi klinis,” ungkapnya.
Farhan berharap dampak psikologis yang dialami para pemain tidak terlalu berat. Meski demikian, ia menilai pendampingan tetap perlu dipertimbangkan untuk membantu pemulihan mereka.
“Saya akan menemui para orang tuanya untuk mengetahui masukan dari para orang tua,”ujarnya.
Terkait kondisi rombongan Persib U-18, Farhan mengatakan manajemen Persib telah mengklarifikasi bahwa tidak ada pemain, personel tim, maupun anggota keluarga yang tertinggal di Rest Area KM 360.
Seluruh rombongan disebut telah kembali ke Bandung. Namun, sejumlah orang mengalami luka akibat pecahan kaca dan penganiayaan.
“Persib sudah memberikan klarifikasi bahwa tidak ada personel maupun atlet serta anggota keluarga yang tertinggal di rest area 360. Semua sudah kembali ke Bandung dengan selamat,” kata Farhan.
Editor : Abdul Basir
Artikel Terkait
