Rombongan Persib Diserang di Rest Area Batang, Polisi Buru Terduga Pelaku Lain

Susana
Penyerangan terhadap rombongan EPA U-18 di Rest Area KM 360 Batang. Foto: Ist.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu terprovokasi oleh informasi maupun perkembangan kasus yang beredar. Proses hukum sebaiknya dipercayakan kepada kepolisian agar penanganannya berjalan sesuai ketentuan.

"Satreskrim Polresta Batang mengimbau kepada yang pertama untuk suporter atau pendukung dari Persib Bandung agar jangan terprovokasi atau terpengaruh dengan adanya kejadian tersebut di Rest Area 360," ujar Pipin.

Ia juga meminta Bobotoh tetap tenang dan memberikan kesempatan kepada kepolisian untuk menuntaskan perkara tersebut, termasuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat.

"Kami mohon supaya tetap tenang, serahkan kepada kami dari pihak kepolisian Polresta Batang untuk dapat mengusut tuntas perkara ini dan untuk menemukan pelaku-pelaku yang lain. Untuk suporter dari Persija atau Jakmania yang menjadi terduga, kami minta menyerahkan diri ke Polresta Batang atau menghubungi pihak kami sehingga akan lebih membuat dunia sepak bola ini lebih damai," tambahnya.

Persib Ajak Bobotoh Tidak Terprovokasi

Sejalan dengan imbauan kepolisian, manajemen Persib mengajak seluruh Bobotoh untuk tetap tenang dan tidak terpancing provokasi. Klub memahami keprihatinan para pendukung atas insiden yang menimpa rombongan tim, tetapi menegaskan pentingnya menghindari tindakan balasan yang justru dapat memperluas persoalan.

Persib meminta seluruh pendukung tetap memberikan dukungan secara positif serta mempercayakan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

Manajemen juga menekankan bahwa rivalitas antara klub dan suporter seharusnya tetap berada dalam koridor kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas. Perbedaan dukungan tidak boleh menjadi alasan untuk melakukan kekerasan, merusak fasilitas, ataupun membahayakan keselamatan orang lain.

Melalui koordinasi yang berkelanjutan dengan Polresta Batang, Persib berharap kasus di Rest Area Batang KM 360 dapat ditangani secara profesional, objektif, dan tuntas sesuai hukum yang berlaku.

Bagi Persib, keselamatan pemain, ofisial, dan seluruh insan sepak bola merupakan prioritas. Klub juga berharap peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua elemen sepak bola Indonesia untuk bersama-sama menjaga keamanan, sportivitas, dan persaudaraan di tengah rivalitas antarklub.



Editor : Rizal Fadillah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network