2. Wisata Religi dan Budaya Tumbuh, dari Mekkah hingga Borobudur
Pemesanan akomodasi dari Indonesia ke Mekkah meningkat lebih dari 50 persen secara tahunan, disertai durasi menginap yang lebih panjang. Mekkah, Jeddah, dan Madinah bahkan masuk daftar sepuluh destinasi internasional dengan pertumbuhan relatif tercepat dari Indonesia, masing-masing di peringkat ke-7, ke-9, dan ke-10.
Dari arah sebaliknya, wisatawan Malaysia juga semakin banyak memesan perjalanan ke Magelang, lokasi Candi Borobudur, serta Yogyakarta yang menjadi pintu gerbang menuju Candi Prambanan. Temuan ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat kawasan candi sebagai pusat ibadah, wisata religi, dan pelestarian warisan budaya.
3. Destinasi Asia Makin Dilirik, Bandung Diburu Turis Singapura
Untuk perjalanan ke luar negeri, Phú Quốc (Vietnam), Chongqing (China), Hangzhou (China), Nagoya (Jepang), dan Shenzhen (China) menjadi lima destinasi internasional dengan pertumbuhan relatif tercepat dari Indonesia. Tiga di antaranya berada di China. Phú Quốc juga memimpin pertumbuhan di antara destinasi pendatang baru di tingkat regional.
Di sisi lain, Indonesia juga semakin menarik bagi wisatawan negara tetangga. Pencarian perjalanan dari Singapura ke Bandung melonjak 64 persen secara tahunan.
Pilihan Wisata Makin Beragam
Secara keseluruhan, Traveloka SEA Index Q3 2026 menggambarkan semakin beragamnya pilihan perjalanan wisatawan, baik dari sisi destinasi maupun pengalaman yang dicari. Temuan ini sekaligus membuka peluang pertumbuhan pariwisata di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Laporan lengkap Traveloka SEA Index Q3 2026 dapat diakses melalui situs resmi Traveloka.
Editor : Rizal Fadillah
Artikel Terkait
