Geger Konsumen Mengaku Dicurangi Toko Emas Influencer, Begini Kronologinya

Vitrianda Hilba Siregar
Toko emas JEI milik influencer terkenal berinisial JS dan BMA alias I mendadak viral di media sosial. Foto: Ilustrasi

JAKARTA, iNewsBandungRaya.id — Toko emas JEI milik influencer terkenal berinisial JS dan BMA alias I mendadak viral di media sosial. Bisnis perhiasan tersebut banjir kritikan tajam setelah sejumlah pelanggan membagikan pengalaman janggal terkait dugaan kecurangan saat bertransaksi di toko itu.

Isu ini pertama kali meledak di platform Threads lewat unggahan akun @ghazalisasq. Ia menceritakan pengalamannya saat mendatangi salah satu cabang toko emas tersebut di wilayah Tangerang Selatan. Niat hati ingin menjual emas 24 karat, ia justru dibuat kaget karena pihak toko menyatakan kadar emasnya turun drastis menjadi 16 karat.

"Saya ngalamin sendiri sama istri di toko ini... kejadian minggu lalu di salah satu cabangnya di Tangsel yang baru buka. Niat jual emas 24 karat, pas dicek ternyata turun jadi 16 karat. Lahhh beda jauh! Nggak mau rugi banyak, akhirnya coba jual di toko biasa dan ternyata laku di 24 karat sesuai dengan suratnya," tulis @ghazalisasq.

Curhatan tersebut seketika viral dan menuai sorotan publik. Tak lama setelah itu, pengguna media sosial lainnya dengan akun @diarmaryan turut bersuara dan membeberkan pengalaman serupa yang semakin memperkuat dugaan adanya kejanggalan dalam sistem penilaian kadar emas di toko milik sang influencer tersebut.

Tips Cek Keaslian dan Kadar Emas

Mengecek keaslian dan kadar emas secara akurat sangat penting untuk menghindari kerugian saat bertransaksi. Berikut adalah beberapa langkah dan metode efektif yang bisa digunakan untuk memastikan emas yang Anda miliki atau beli benar-benar asli dan sesuai kadarnya:

1. Periksa Fisik dan Cap Resmi (Hallmark)
Emas murni atau perhiasan asli biasanya memiliki cap kecil yang menandakan kadar karat atau kemurniannya, seperti 750 (18K), 916 (22K), hingga 999 (24K), serta stempel pembuat resmi (seperti Antam, UBS, atau King Halim). Gunakan kaca pembesar untuk melihat cap tersebut. Selain itu, perhatikan perubahan warna pada area yang sering tergesek; jika lapisannya mengelupas atau memudar memunculkan warna logam lain, kemungkinan besar barang tersebut hanya sepuhan.

2. Uji Magnet
Emas adalah logam mulia non-magnetik (diamagnetik). Dekatkan magnet yang cukup kuat ke perhiasan atau batang emas. Jika emas menempel kuat pada magnet, bisa dipastikan logam tersebut mengandung besi atau campuran logam lain dalam jumlah besar. Namun, perlu diingat bahwa beberapa logam non-emas seperti tembaga atau kuningan juga tidak menempel pada magnet, sehingga cara ini harus dikombinasikan dengan pengujian lain.

3. Uji Berat Jenis dan Hukum Archimedes 
Emas memiliki massa jenis yang sangat tinggi dan spesifik, yaitu sekitar 19,3 gram per sentimeter kubik untuk emas 24K. Anda bisa mengujinya dengan menimbang berat emas di atas timbangan digital presisi, lalu mengukur volume air yang terpindah saat emas dimasukkan ke dalam wadah berisi air. Bagikan nilai berat (gram) dengan volume air (ml/cm³). Jika hasilnya jauh di bawah 19,3, kadar emas tersebut lebih rendah dari 24K atau diduga palsu.

4. Gunakan Alat Uji Emas Elektronik (XRF Spectrometer)
Metode paling aman dan akurat tanpa merusak perhiasan adalah mengeceknya menggunakan teknologi X-Ray Fluorescence (XRF). Alat ini dapat menganalisis komposisi kimiawi logam hingga ke dalam secara presisi dalam hitungan detik. Banyak toko emas besar atau lembaga pengujian resmi menyediakan layanan uji XRF ini.

5. Gunakan Batu Uji dan Asam Nitrat
Metode konvensional ini kerap digunakan oleh pegadaian dan toko emas. Emas digoreskan sedikit pada batu penguji hitam khusus, lalu bekas goresan tersebut ditetesi asam nitrat dengan konsentrasi tertentu sesuai kadar (misalnya larutan untuk 18K atau 24K). Jika reaksi asam membuat goresan menghilang atau berubah warna, artinya kadar emas lebih rendah dari yang diklaim atau bukan emas asli.

6. Bawa ke Lembaga Pengujian Resmi atau Pegadaian
Jika ragu melakukan pengujian sendiri, cara paling aman adalah membawa emas tersebut ke kantor cabang Pegadaian atau laboratorium uji kadar logam terpercaya. Pihak profesional akan memeriksa kadar karat secara objektif menggunakan peralatan standar industri tanpa risiko merusak fisik perhiasan Anda.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network