9 Tips Membuat Anak Betah di Pondok Pesantren

Rizal Fadillah
.
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 18:55 WIB
Ilustrasi santri di Pondok Pesantren. (FOto: net)

BANDUNG, INEWSBANDUNGRAYA - Tak sedikit dari para orang tua yang memilih menyekolahkan anaknya ke pondok pesatren.

Alasannya, agar sang anak bisa mengenal lebih dalam tentang agama Islam dan tentunya diharapkan menjadi pribadi yang sholeh dan sholehah.

Pondok pesantren sendiri adalah instansi pendidikan Islam, di mana para siswanya tinggal bersama di suatu tempat atau biasa disebut asrama.

Di pondok pesantren, tenaga pendidik atau guru yang membimbing dikenal dengan sebutan ustaz atau kiai. Sedangkan siswanya disebut santri.

Namun, mengenyam ilmu di pondok pesantren akan terasa beda dengan sekolah pada umumnya. Sebab, sang anak harus rela berpisah jauh dengan orang tuanya.

Terkadang, kondisi tersebut yang membuat si anak merasa asing dan merasa tidak betah tinggal di pondok pesantren.

Nah, agar tidak terjadi hal seperti itu, simak tips di bawah ini yang bisa membuat anak betah di pondok pesantren.

Apa saja? Berikut ini 9 di antaranya, sebagaimana dikutip dari nu.or.id :

1. Menata niat baik dan berpikir positif

Diawali dengan menata niat dengan baik dan berpikir positif (husnuddzan) kepada teman-teman baru, para ustadz, dan semua keluarga besar pondok pesantren.

"Berpikir positif bahwa dengan tinggal di pesantren-pesantren akan baik untuk dirinya," kata ketua Yayasan Pesantren Mathlaul Huda Ambarawa ini, Rabu 27 Juli 2022.

2. Membuka diri adaptasi

Para santri harus membuka diri dan melakukan adaptasi dengan memperbanyak berkenalan dengan teman-teman baru serta mengetahui kondisi lingkungan pesantren. Hindari menutup diri dan suka menyendiri karena akan berimbas negatif terhadap diri sendiri.

3. Jangan melanggar aturan

KH Hizbullah Huda mengatakan, "Jangan melanggar aturan dan paksa diri untuk bisa disiplin mematuhi tata tertib pesantren."

4. Gunakan uang saku dengan bijak

Santri harus memerhatikan kondisi keuangan dan menggunakannya dengan bijak. Hal ini dilalukan dengan mengukur kiriman uang dari orangtua serta menghemat pengeluaran uang jajan alias jangan boros.

5. Dekat dengan pengurus ponpes dan ustadz

KH Hizbullah Huda menuturkan, "Santri juga sangat perlu untuk bisa dekat dengan minimal satu atau dua pengurus atau ustadz yang tinggal di pondok pesantren. Syukur-syukur dekat dengan kiainya."

6. Jaga kesehatan

Santri harus menjaga kesehatan fisik agar senantiasa sehat. Hal ini bisa dilakukan berupa makan teratur sesuai jadwal, menggunakan alat mandi sendiri dan tidak memakai milik teman, serta rutin berolahraga.

7. Disiplin

Santri baru harus memiliki komitmen disiplin dalam beraktivitas. Mengisi waktu istirahat dan waktu luang dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat.

8. Sabar dan ikhlas

Santri juga harus menanamkan prinsip bersabar dan ikhlas menjalani semua kegiatan di pondok pesantren. Kesabaran ini akan menumbuhkan motivasi untuk meningkatkan kepasrahan diri pada Allah Subhanahu wa ta'ala.

9. Selalu berdoa

KH Hizbullah Huda mengimbau, "Selalu berdoa memohon kepada Allah Subhanahu wa ta'ala agar betah, mendoakan teman-temannya yang belum betah agar betah, dan minta didoakan oleh orangtua, kiai, dan saudara-saudaranya agar betah."

Editor : Rizal Fadillah
Bagikan Artikel Ini