Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dapat Bantuan Ayam dari Kodam Siliwangi, Warga Banjaran Dilarang Menyajikannya di Meja Makan
Advertisement . Scroll to see content

Warga Banjaran Geger, Mayat Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Asem

Rabu, 24 Agustus 2022 | 13:07 WIB
  • author Rizal Fadillah
Warga Banjaran Geger, Mayat Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Asem
Mayat pria ditemukan tewas tergantung di pohon asem. (Foto: net/ilustrasi)

BANDUNG, INEWSBANDUNGRAYA - Sesosok mayat pria ditemukan tewas tergantung di pohon asem di Kampung Pamoyanan RT02/11, Desa Sindangpanon, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Rabu (24/8/2022).

Diduga, mayat tersebut merupakan korban bunuh diri karena tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan di tubuhnya.

Kapolsek Banjaran Kompol Heri Suryadi menjelaskan, kronologi penemuan mayat laki-laki tergantung di pohon ini. Ia menyebut, mayat ditemukan sekitar jam 05.30 WIB. Saksi Aep melihat korban menaiki pohon dekat rumah saksi.

"Kemudian saksi Aep memerintahkan korban (masih diselidiki identitasnya) untuk segera turun dan mengucapkan istighfar. Korban saat itu menuruti perintah saksi (Aep)," kata Kapolsek Banjaran melalui keterangan tertulis.

Setelah itu, sekitar pukul 06.30 WIB, ketika saksi lain, Solihin, hendak memberi pakan ayam, melihat seperti ada suatu benda tergantung di pohon asem. 

Saksi Solihin merasa penasaran lalu mendekati pohon asem tersebut. Ketika sampai di dekat pohon asem tersebut, saksi Solihin mendapati korban dalam keadaan tergantung menggunakan ikat pinggang.

"Setelah itu saksi Solihin memberitahukan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat Dedi Suryadi dan melaporkannya ke Polsek Banjaran," ujar Kompol Heri Suryadi.

Kemudian sekitar jam 08.30 WIB, tim Inafis Satreskrim Polresta Bandung, mengevakuasi korban yang tewas tergantung. Selanjutnya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan anggota tim Inafis Polresta Bandung tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban. Keluarga menolak jasad korban diautopsi dan menerima kejadian tersebut sebuah musibah," pungkas Kapolsek Banjaran.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut