DeEP-F dan Muhsinin Club Beri Hadiah Umroh untuk 18 Santri Hafidz Qur'an

Pramoedya
.
Minggu, 25 September 2022 | 11:25 WIB
Sebanyak 18 Santri-Santriwati penghafal Al-Qur'an mendapatkan hadiah Umroh dari Muhsinin Club. Foto/Zhafran Pramoedya

BANDUNG, INEWSBANDUNGRAYA - Sebanyak 18 orang yang berlatar belakang santri hingga guru penghafal Al-Qur'an 30 juz, mendapatkan hadiah berupa Ibadah Umroh dari Dewa Eka Prayoga Foundation (DeEP-F) dan Muhsinin Club.

Muhsinin Club sendiri merupakan kumpulan para pengusaha muslim besutan pengusaha muda yakni Dewa Eka Prayoga yang juga konsern pada para hafidz Al-Qur'an. Berbagai program pun sudah digelar dengan konsep 'udunan' atau sedekah dari para pengusaha yang mereka namakan sedekah brutal.

Founder DeEP-F, Dewa Eka Prayoga mengaku bersyukur pada kesempatan ini pihaknya bisa memberangkatkan belasan penghafal Al-Qur'an ke Mekkah.

Dirinya berharap, kegiatan serupa yang diinisiasi oleh Muhsinin Club ini bisa memberangkatkan kembali santri lainnya dengan kuota yang lebih banyak kedepannya. 

"Alhamdulillah, di gelombang pertama ini bisa dikatakan baru mulai, kita udah dapet kurang lebih 18 santri yang udah lolos dan sebenarnya udah diseleksi. Ke depannya kemungkinan seleksi akan terus diadakan," kata Kang Dewa sapaannya, usai kegiatan Inagurasi Umroh Huffadz Mutqin, di Kota Bandung, Sabtu (24/9) sore.

Kang Dewa menjelaskan, penghafal Al-Qur'an yang rata-rata didominasi santri ini datang dari berbagai daerah di Jawa Barat. Mereka mengikuti serangkaian tes hingga akhirnya terpilih mendapatkan umroh gratis.

"Mereka datang dari Bogor, Sukabumi, Bandung, Tasik. Kebanyakan yang memang kita ada akses ke temen-temen pondok pesantrennya itu. Jadi kita sebar form dan umum terbuka yang pengen ikutan silahkan mengukuti tes, nah ada beberapa format tesnya itu. Dan yang mengetesnya juga orang yang memang sudah hafal Qur'an," jelasnya.


Founder DeEF-F Dewa Eka Prayoga dan Muhamad Catur Gunandif (donatur tetap Dewa Eka Prayoga Foundation). Foto/Pramoed

Sementara itu, anggota Muhsinin Club sekaligus donatur tetap Dewa Eka Prayoga Fundation, Muhamad Catur Gunandi mengatakan, sebelum bergabung dengan Muhsinin Club, dirinya mengaku rutin memberangkatkan orang lain umrah. 

"Saya selalu berdoa menjadi saluran rezeki buat orang lain, jadi saya dari dulu sebelum di Muhsinin Club, Alhamdulillah juga rutin mengumrahkan. Nah, di sini bergabung dengan volume dan syiar yang lebih besar," ucap Catur. 

Di tempat yang sama, Muhammad Faqih Fahreza Anwar (14), salah satu santri termuda dari 18 santri yang mendapatkan hadiah umrah dari Dewa Eka Prayoga Foundation (DeEP-F) bahagia bisa mendapatkan hadiah tersebut.

Rencananya, Faqih bersama 17 santri lainnya akan diberangkatkan ke tanah suci pada Oktober 2022. Anak pertama dari tiga bersaudara, asal Bekasi Timur ini tak menyangka bakal mendapatkan hadiah umrah. 

Diakui Faqih, saat ini Ia tengah mengabdikan diri di Pondok pesantren Al Hikmah Bogor, setelah menimba ilmu di pesantren tersebut selama dua tahun.

"Saat sedang fokus mengabdi, tiba-tiba orang tua menginfokan ada seleksi Umrah untuk penghafal Al-Quran," ujar Faqih.

Tanpa pikir panjang, Ia langsung menyanggupi untuk ikut seleksi tersebut. Dalam benaknya saat itu hanya satu, ingin bertamu ke rumah Allah.

"Alhamdulilah seleksinya seadanya saat itu, tidak ada persiapan saya fokus saja ke target. Pasrah saja sama Allah, yang penting usahanya dan doanya. Alhamdulillah tidak menyangka juga, ternyata keterima," pungkasnya.

 

​​​​​

Editor : Zhafran Pramoedya
Bagikan Artikel Ini