Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dualisme dan Mosi Tidak Percaya Guncang KORMI Kota Bandung, Guru Besar UPI Ungkap Fakta Menohok
Advertisement . Scroll to see content

Paling Populer, Inilah 4 Tempat Wisata Sejarah yang Wajib Dikunjungi di Bandung

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 13:30 WIB
  • author Rizal Fadillah
Paling Populer, Inilah 4 Tempat Wisata Sejarah yang Wajib Dikunjungi di Bandung
Gedung Sate, salah satu bangunan bersejarah di Kota Bandung. (Foto: Rizal Fadillah)

1. Gedung Sate

Gedung Sate merupakan sebuah destinasi wisata yang tak boleh terlewatkan oleh para wisatawan yang bertandang ke Bandung. Gedung ini memiliki sejarah panjang sejak masa penjajahan Belanda dan menjadi salah satu saksi sejarah perjalanan kota Kembang ini.

Mengutip dari laman Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya milik Kemendikbud, gedung ini mulai dibangun pada tahun 1920 oleh pemerintah Belanda.

Niat awalnya, Gedung Sate akan diperuntukkan bagi Departemen Verkeer en Waterstaat atau Departemen Pekerjaan Umum dan Pengairan. Di sisi timur gedung ini, dibangun pula gedung Pusat Pos, Telegeram, dan Telepon.

Pembangunan Gedung Sate masuk dalam program pemerintah Belanda dalam rangka memindahkan pusat militer Hindia-Belanda, dari daerah Meester Cornelis di Batavia (kini Jatinegara, Jakarta) ke Bandung.

Sang arsitek yang andal yang melahirkan desain mewah Gedung Sate adalah Ir. J. Gerber dan timnya. Peletakan batu pertama gedung ini dilakukan oleh Johanna Catherina Coops, anak Wali Kota Bandung kala itu, B. Coops.

Setelah diresmikan, Gedung Sate diberi nama Pusat Pemerintah atau Gouvernements Bedrijven dan digunakan sebagai Kantor Jawatan Pekerjaan Umum. Kala Jepang menguasai Nusantara, gedung ini difungsikan untuk pemerintahan Jepang.

Setelah Indonesia merdeka, gedung ini dipakai sebagai kantor Departemen Pekerjaan Umum. Baru kemudian di tahun 1980, resmi digunakan sebagai kantor pemerintahan Jawa Barat sampai saat ini.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut