Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Upaya Skrining dan Pengendalian Rokok Jadi Kunci Tekan Kematian Akibat Kanker Paru di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Studi Terbaru Risiko Penyakit Paru-paru: Vape Lebih Bahaya Dibanding Rokok

Selasa, 07 Februari 2023 | 15:55 WIB
  • author Aqeela Zea
Studi Terbaru Risiko Penyakit Paru-paru: Vape Lebih Bahaya Dibanding Rokok
Vape disebut lebih bahaya dari rokok biasa terhadap paru-paru. Foto: Ilustrasi/Sindo

BANDUNG, INEWSBANDUNGRAYA.ID - Vape disebut lebih berbahaya dibanding rokok konvensional terhadap paru-paru. Bahkan vape bisa menyebabkan peradangan paru-paru hingga meningkatkan risiko penyakit paru-paru.

Studi terkait vape ini diterbitkan dalam The Journal of Nuclear Medicine. Dikutip dari laman Express Selasa (7/2/2023), studi ini jadi yang pertama menyertakan bukti paru-paru dari penggunaan vape.

Dalam penelitannya, peneliti membandingkan hasil Positron Emission Tomography (PET) scan serta radiotracer dari pengguna rokok biasa dan vape.

Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania, Reagan Wetherill menyebut, iNOS adalah enzim yang dihasilkan secara berlebihan pada pengguna rokok elektrik alias vape dan rokok biasa yang berhubungan dengan penyakit radang akut dan kronis.

"Ini menjadikannya target yang relevan guna pencitraan molekuler radang paru-paru dan penyakit radang paru-paru," kata Wetherill.

Editor: Zhafran Pramoedya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut