Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Lahir Pancasila, Farhan: Dari Kota Bandung, Bung Besar Lahir untuk Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Sekjen PA GMNI Kecam Keras Pembongkaran Rumah Singgah Bung Karno

Selasa, 21 Februari 2023 | 09:08 WIB
  • author Abbas Ibnu Assarani
Sekjen PA GMNI Kecam Keras Pembongkaran Rumah Singgah Bung Karno
Sekjenl DPP PA GMNI Dr Abdy Yuhana. (Foto:Istimewa)

Mengutip situs resmi Pemerintah Kota Padang, Rumah Ema Idham didirikan pada 1930 dan ditetapkan sebagai cagar budaya dengan Nomor Inventaris 33/BCBTB/A/01/2007.

Rumah Ema Idham pernah digunakan sebagai rumah tinggal sementara oleh Bung Karno selama tiga bulan di circa 1942. Pada waktu itu Bung Karno yang sedang dalam perjalanan dari Bengkulu, akan dibuang ke luar Indonesia oleh sekutu Belanda.

Selama tinggal di sana, Soekarno menggunakan waktunya untuk menghimpun kekuatan melawan penjajah.

Dahulu, rumah tersebut merupakan rumah tinggal keluarga Dr Waworuntu. Pada waktu dijadikan rumah singgah Bung Karno, pemerintah Belanda takut presiden pertama RI itu dimanfaatkan oleh Jepang yang akan mendarat di Indonesia.

Maka dari itu lah, Soekarno akan dibuang dari Bengkulu ke luar negeri.Namun, saat akan berangkat, kapal yang akan memberangkatkan Bung Karno rusak.

Pada akhirnya pemerintah Belanda meminta Presiden Soekarno menuju ke Padang dengan mengendarai gerobak sapi. (*)

Editor: Abdul Basir

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut