Dulu Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai, Siswa di Pacet Kini Punya Jembatan Garuda yang Kokoh
BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Bertahun-tahun, warga Kampung Rumbia, Desa Sukarame, dan Kampung Cibutak, Desa Cikitu, Kecamatan Pacet, hidup berdampingan dengan rasa waswas setiap kali harus menyeberangi sungai.
Bagi anak-anak sekolah, petani, hingga warga yang hendak ke pasar, sungai bukan sekadar aliran air, melainkan rintangan harian yang harus ditaklukkan.
Saat kemarau, sebagian nekat menyeberang. Saat hujan turun dan arus membesar, pilihan mereka hanya dua memutar jauh atau menunda aktivitas.
Sebelum Jembatan Gantung Perintis Garuda berdiri, penghubung dua kampung itu hanyalah jembatan bambu sederhana licin, rapuh, dan menegangkan.
Kondisi jembatan juga sangat dangkal dan nyaris menyentuh aliran Sungai Citarum yang berada di bawahnya.
Apabila debit air meninggi, warga pun tak ingin melintas di jembatan tersebut karena sangat berisiko.
Editor : Agung Bakti Sarasa