Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Momentum Hari Santri: Sosok Santri Inilah yang Jadi Inisiator Lahirnya UU Pesantren
Advertisement . Scroll to see content

Sasar Pesantren, Biro Kesra Jabar Ingin Santri Melek Digital di Era Disrupsi

Rabu, 23 Agustus 2023 | 13:43 WIB
  • author Aqeela Zea
Sasar Pesantren, Biro Kesra Jabar Ingin Santri Melek Digital di Era Disrupsi
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi. Foto: Istimewa

Dedi lantas membandingkan jumlah penduduk Jawa Barat dengan Jawa Timur. Dari data yang disampaikan, jumlah penduduk Jawa Timur hanya 34 juta jiwa. Namun, lanjutnya, Jawa Timur memiliki 38 kabupaten/kota.

"Jawa Barat memiliki penduduk hampir 50 juta jiwa, tapi jumlah kabupaten/kotanya ada 27. Permasalahannya sekarang, dana alokasi yang diberikan oleh pemerintah pusat, berbanding lurus dengan jumlah kabupaten/kota, bukan dengan jumlah penduduk," jelas Dedi.

Maka, kata Dedi, antara 38 kabupaten/kota di Jawa Timur dengan Jawa Barat yang terdiri atas 27 kabupaten/kota, jelas uang dari pemerintah pusat sebagai dana perimbangan keuangan kepada provinsi lebih besar Jawa Timur.

"Kalau dihitung-hitung selama lima tahun perbedaannya hampir di Rp15 triliun. Padahal jumlah penduduk yang harus dilayani, lebih banyak Jawa Barat. Sama juga terkait dengan jumlah pesantren," tandas Dedi.

Berdasarkan data dari Kementerian Agama, kata Dedi, Jawa Barat memiliki 12.086 pesantren. Jumlah tersebut merupakan pesantren yang terdaftar. Ditambah dengan yang belum terdaftar, jumlah pesantren di Jawa Barat bisa lebih dari 12.086.

Editor: Zhafran Pramoedya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut