Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Punclut Berlangsung 12 Jam, 13 Warga Kini Terserang ISPA
Advertisement . Scroll to see content

Dinkes Kota Bandung Waspadai Lonjakan Kasus ISPA Akibat Polusi Udara

Jum'at, 25 Agustus 2023 | 15:43 WIB
  • author Rizal Fadillah
Dinkes Kota Bandung Waspadai Lonjakan Kasus ISPA Akibat Polusi Udara
infeksi saluran pernapasan akut. (Foto: Ilustrasi)

"Secara individu bisa ditangani dengan memakai masker, menutup saluran pernapasan dengan sapu tangan atau masker manakala ada polusi yang mendadak tinggi," katanya.

Jika seseorang terpapar udara tercemar, kata Sony, respon pertama yang akan terjadi adalah batuk atau bersin. Ada pula yang matanya menjadi merah. Kemudian pada beberapa individu ada yang mengalami iritasi kulit. 

"Tapi yang paling sering itu batuk dan bersin karena memang bagian dari mekanisme pertahanan tubuh," jelasnya.

Berbicara mengenai dampak dari pencemaran udara, Sony mengaku jika derajat kesehatan individu seseorang itu dipengaruhi oleh empat faktor. Pertama karena lingkungannya, termasuk dalam hal ini adalah polusi udara. Kedua, perilaku manusia.

"Faktor ketiga adalah pelayanan kesehatan. Lalu faktor keempat adalah genetika. Lingkungan berpengaruh 45 persen, perilaku manusia 30 persen, pelayanan kesehatan 20 persen, dan genetika 5 persen," tandasnya.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut