Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sah, Hasil Sidang Isbat Kemenag: 1 Ramadhan Jatuh Pada 12 Maret 2024
Advertisement . Scroll to see content

Pesan Menag: Jangan Pilih Capres Pemecah Belah Umat, Lihat Betul Rekam Jejaknya

Senin, 04 September 2023 | 14:21 WIB
  • author Rizal Fadillah
Pesan Menag: Jangan Pilih Capres Pemecah Belah Umat, Lihat Betul Rekam Jejaknya
Menag Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Tri/Humas Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat)

GARUT, iNewsBandungRaya.id - Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas mengimbau masyarakat agar tidak memilih pemimpin yang memecah belah umat pada Pemilu 2024.

"Harus dicek betul. Pernah nggak calon pemimpin kita, calon presiden kita ini, memecah-belah umat. Kalau pernah, jangan dipilih," ucap Gus Men, sapaan akrabnya, di Garut, Minggu (3/9/2023).

Yaqut juga meminta masyarakat tidak memilih calon pemimpin yang menggunakan agama sebagai alat politik untuk memperoleh kekuasaan.

"Agama seharusnya dapat melindungi kepentingan seluruh umat, masyarakat. Umat Islam diajarkan agar menebarkan Islam sebagai rahmat, rahmatan lil 'alamin, rahmat untuk semesta alam. Bukan rahmatan lil islami, tok," katanya.

Menurutnya, pemimpin yang ideal harus mampu menjadi rahmat bagi semua golongan.

"Kita lihat calon pemimpin kita ini pernah menggunakan agama sebagai alat untuk memenangkan kepentingannya atau tidak. Kalau pernah, jangan dipilih," ungkapnya.

Gus Men mengatakan, pentingnya penelusuran rekam jejak saat menentukan calon pemimpin bangsa. Hal ini bertujuan agar bangsa Indonesia memperoleh pemimpin yang amanah dan dapat mengemban tanggung jawab kemajuan negeri ini.

"Saya berpesan kepada seluruh ikhwan dan akhwat ini agar nanti ketika memilih para pemimpin, memilih calon pemimpin kita, calon presiden dan wakil presiden, kita, lihat betul rekam jejaknya," tandasnya.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut