Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Muktamar ke-35 NU Dibuka Prabowo, Ribuan Peserta Siap Tentukan Arah Organisasi
Advertisement . Scroll to see content

Psikolog NU Sebut Kebijakan 5 Hari Sekolah Picu Kecemasan Tinggi pada Murid

Sabtu, 23 September 2023 | 08:05 WIB
  • author Rizal Fadillah
Psikolog NU Sebut Kebijakan 5 Hari Sekolah Picu Kecemasan Tinggi pada Murid
Anak Sekolah. (Foto: Ilustrasi/Freepik)

Dampak psikologis penerapan kebijakan lima hari sekolah tak hanya menyasar murid semata. Rakimin mengatakan, bahwa guru juga menjadi pihak yang terdampak.

Guru, dapat mengalami kelelahan emosional karena harus mengatasi tuntutan tinggi dalam mengelola kelas dan membantu murid yang mungkin menghadapi stres akademik.

Sistem tersebut juga dapat meningkatkan stres guru terkait hasil akademik murid mereka. Mereka sangat mungkin merasa tertekan untuk mencapai hasil yang baik dalam waktu yang terbatas.

Selain itu, guru yang merasa terburu-buru dalam menyampaikan materi pelajaran atau memiliki sedikit waktu untuk merencanakan pelajaran mereka mungkin mengalami penurunan kepuasan kerja.

“Beban kerja yang tinggi dan stres yang berkelanjutan dapat berdampak pada kesehatan mental guru, seperti risiko mengalami burn out atau depresi,” terangnya.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut