Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Warga Bandung Simak! Ini Titik Salat Id Muhammadiyah 20 Maret 2026
Advertisement . Scroll to see content

Selain Perdagangan Online, Sepinya Pasar Tradisional Disebabkan Daya Beli Melemah

Sabtu, 07 Oktober 2023 | 12:29 WIB
  • author Rizal Fadillah
Selain Perdagangan Online, Sepinya Pasar Tradisional Disebabkan Daya Beli Melemah
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas. (Foto: Muhammadiyah)

JAKARTA, iNewsBandungRaya.id - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas mengaku prihatin dengan sepinya pasar tradisional dan modern. Fenomena ini menunjukkan daya beli masyarakat yang semakin lemah.

Menurut Anwar Abbas, faktor yang menyebabkannya pun tidak melulu karena pasar digital atau e-commerce, melainkan karena beberapa faktor seperti asas kemudahan, harga barang, hingga tingkat pendapatan masyarakat.

“Banyak pengamat mengatakan hal itu terkait dengan pesatnya perkembangan perdagangan online, tapi rasa-rasanya, tidaklah sepenuhnya benar karena ada faktor-faktor lain yang juga bisa memengaruhi. Termasuk soal daya beli,” ucap Anwar Abbas dikutip laman Muhammadiyah, Sabtu (7/10/2023).

“Mungkin saja, secara nominal pendapatannya tidak berkurang signifikan. Tapi karena daya beli uangnya sudah tergerus oleh inflasi, maka mereka tidak lagi bisa berbelanja seperti biasa. Atau memang nominal pendapatan mereka sudah berkurang atau tidak lagi ada. Karena kena PHK, atau tidak memiliki pekerjaan,” tambahnya.
 
Ketua PP Muhammadiyah yang membidangi UMKM, Pemberdayaan Masyarakat, dan Lingkungan Hidup itu menilai, faktor-faktor di atas mengubah prioritas daya beli masyarakat dari pemenuhan kebutuhan yang dulu sifatnya tersier-sekunder, kepada yang bersifat primer saja.

Editor: Rizal Fadillah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut