Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cawabup Ali Syakieb Turun Tangan Tertibkan APK di Rancaekek dan Cileunyi
Advertisement . Scroll to see content

Ribuan Spanduk dan Baliho Ganjar-Mahfud Dirusak di 27 Kota/Kabupaten Se-Jawa Barat

Sabtu, 06 Januari 2024 | 14:39 WIB
  • author Agus Warsudi
Ribuan Spanduk dan Baliho Ganjar-Mahfud Dirusak di 27 Kota/Kabupaten Se-Jawa Barat
Ketua TPD Ganjar-Mahfud Jabar Ono Surono. (FOTO: AGUS WARSUDI)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Ribuan alat peraga kampanye (APK) Capres-Cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD, seperti spanduk dan baliho, dirusak oknum tak bertanggung jawab. Aksi perusakan itu terjadi massif di hampir semua daerah, 27 kota/kabupaten di Jawa Barat (Jabar).

Pernyataan itu disampaikan Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud Jabar Ono Surono di Sekretariat TPD Ganjar-Mahfud Jabar, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Kamis (4/1/2024).

"Kami paling banyak yang mendapatkan "gangguan" itu. Misalnya, perusakan atribut kampanye, spanduk, dan baliho. Jumlahnya ribuan (APK yang dirusak). Hampir di semua daerah, 27 kabupaten-kota, alat peraga kampanye Ganjar-Mahfud dirusak," kata Ono Surono ditemui di sela-sela rapat konsolidasi.

Ono Surono mencontohkan, tadi pagi dirinya lewat Tol Buahbatu, Kota Bandung. Spanduk Ganjar-Mahfud robek-robek. Padahal, dua hari sebelumnya masih utuh, belum rusak. "Hari ini sudah sobek-sobek," ujar Ono Surono. 

Terdapat ribuan APK Ganjar-Mahfud di seluruh daerah di Jawa Barat dirusak. "Termasuk di Kabupaten Garut dan Majalengka banyak. Hampir di seluruh kabupaten-kota di Jawa Barat, perusakan terhadap APK Ganjar-Mahfud terjadi," tutur dia. 

Terkait "gangguan" yang terjadi terhadap pasangan calon (paslon) Ganjar-Mahfud selama Pilpres 2024 berlangsung, Ono Surono mengatakan, TPD menginginkan pemilu berjalan jujur, adil, dan bermartabat. "TPD Ganjar-Mahfud Jabar mendorong semua pihak mematuhi sesuai ketentuan," ucap Ono Surono. 

Editor: Ude D Gunadi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut