Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Lonjakan Arus Mudik H-2 di Nagreg, Polisi 3 Kali Terapkan One Way Sepenggal
Advertisement . Scroll to see content

Km 64 Tol Bocimi Ambles, Polisi: Batal Digunakan untuk Mudik-Balik Lebaran 2024

Rabu, 03 April 2024 | 23:53 WIB
  • author Agus Warsudi
Km 64 Tol Bocimi Ambles, Polisi: Batal Digunakan untuk Mudik-Balik Lebaran 2024
Lubang menganga lebar dan dalam di Km 64 Tol Bocimi. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Amblesnya jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) kilometer (Km) 64 arah Sukabumi pada Rabu (3/4/2014) malam, berdampak terhadap penutupan jalan tol yang baru diresmikan pada 2023 itu. Tol Bocimi dipastikan batal digunakan untuk mudik dan balik Lebaran 2024

Wadirlantas Polda Jabar AKBP Edwin Afandi mengatakan, Tol Bocimi akan ditutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan dan tidak akan digunakan untuk jalur mudik lebaran 2024. 

"Sementara tol Bocimi tidak dioperasionalkan. Yang tadinya Bocimi bisa operasional untuk Operasi Ketupat Lodaya 2024, tapi karena ada longsor ini maka operasional Bocimi untuk sementara ditutup sambil menunggu perbaikan oleh pihak jasa marga," kata Wadirlantas Polda Jabar, Rabu (3/4/2024).

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, saat ini petugas kepolisian sudah  berada di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pengaturan arus lalu lintas. 

"Memang benar ada satu unit mobil yang terperosok yaitu kendaraan Xenia yang masuk lubang dan masih dalam penanganan, namun menurut informasi petugas kepolisian tidak ada korban jiwa," kata Kabid Humas.

Kombes Pol Jules Abraham Abast menyatakan, untuk sementara, Tol Bocimi ditutup untuk menghindari kendaraan masuk. "Kendaraan dari Bogor dikeluarkan di gate Cigombong. Sedangkan kendaraan dari Sukabumi tidak masuk gate Parungkuda, dilewatkan ke arteri dan masuk tol di gate Cigombong," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Editor: Ude D Gunadi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut