Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KPU Kota Bandung Mulai Gelar Rekapitulasi Perolehan Suara Pilkada Serentak 2024
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Harus Antisipasi Hoaks Artificial Intelligence saat Pilkada Serentak 2024

Senin, 24 Juni 2024 | 06:45 WIB
  • author Agus Warsudi
Pemerintah Harus Antisipasi Hoaks Artificial Intelligence saat Pilkada Serentak 2024
Artificial intelligence (AI). (Foto:SindoNews)

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Pemerintah Indonesia harus mengantisipasi bahaya penggunaan teknologi Artficial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam menyebarkan berita palsu atau hoaks saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 berlangsung.

Pernyataan itu disampaikan Head Of Consulting Ensign Infosecurty Aditya Nugraputra di Jakarta, Senin (24/6/2024).

"Nanti banyak deep fake. Ada personality yang dibuat-buat (menggunakan AI), terutama saat dekat-dekat pemilihan," kata Aditya.

Aditya menyatakan, beberapa hal harus dilakukan pemerintah untuk menangkal serangan berita palsu yang diproduksi oleh teknologi AI.

Pertama, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) harus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang informasi hoaks hasil produksi teknologi AI.

Dengan penyuluhan maksimal, ujar Aditya, masyarakat akan memiliki kesadaran untuk lebih teliti dalam memilih informasi di media sosial.

"Agar masyarakat bisa menyaring, mengecek kebenaran informasi ini. Karena mungkin ada yang langsung panas, emosi ketika melihat informasi ini," ujar Aditya.

Editor: Ude D Gunadi

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut