Sukses Penerbitan Sustainability Bond, Bank BJB Ukir Prestasi dengan Permintaan 4,66 Kali Lipat

Keberhasilan ini tidak hanya memperkuat likuiditas bank BJB, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendukung ekspansi bisnis yang berkelanjutan.
Dana yang diperoleh dari penerbitan Sustainability Bond ini akan digunakan untuk mendukung pembiayaan baru maupun pembiayaan ulang yang termasuk dalam kategori Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) dan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS), sesuai dengan POJK Nomor 18 Tahun 2023 tentang penerbitan dan persyaratan efek bersifat utang dan sukuk berlandaskan keberlanjutan.
Sebagai informasi, portofolio keberlanjutan bank BJB per September 2024 telah mencapai Rp18,2 triliun, tumbuh 15,2% secara year-on-year, dengan sebagian besar disalurkan untuk kegiatan usaha ramah lingkungan (49,9%), dan sisanya untuk sektor UMKM serta sektor keberlanjutan lainnya.
Penerbitan Sustainability Bond ini juga merupakan bagian dari komitmen bank BJB dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, serta implementasi Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB).
Bank BJB juga terus memperkuat pengelolaan emisi gas rumah kaca dengan komitmen Net Zero Emission dan berpartisipasi dalam Bursa Karbon Indonesia dengan membeli unit karbon SPE-GRK sebagai mitigasi untuk set-off carbon. Selain itu, bank BJB menjadi salah satu bank fase pertama yang menyelesaikan Climate Risk Stress Test (CRST), untuk mengintegrasikan risiko iklim dalam manajemen risiko.
Editor : Zhafran Pramoedya