Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : IAW Soroti Polemik Pagar Laut: Cerminan Buramnya Hukum!
Advertisement . Scroll to see content

Sholat Tahajud Harus Dimulai dengan Tidur, Ini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

Rabu, 22 Januari 2025 | 18:30 WIB
  • author Rina Rahadian
Sholat Tahajud Harus Dimulai dengan Tidur, Ini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat
Ustadz Adi Hidayat. Foto: YouTube Adi Hidayat Official.

“Jadi Anda bisa rencanakan, jam berapapun Anda bangun, tidak harus jam 2. Kalau Anda bangun jam 1, boleh saja melakukan Tahajud,” ujarnya.

Jika seseorang melaksanakan sholat malam tanpa tidur terlebih dahulu, maka itu bukanlah sholat Tahajud, melainkan sholat Qiyamul Lail.

Sholat Qiyamul Lail menjadi opsi bagi mereka yang kesulitan bangun di tengah malam untuk beribadah.

“Jika Anda merasa berat untuk bangun malam, Anda bisa melakukan Qiyamul Lail. Setelah sholat Isya, Anda bisa melaksanakan sholat sunnah dua atau empat rakaat. Dalilnya ada dalam hadis riwayat Muslim nomor 749,” jelas UAH.

“Sholat malam itu minimal dua rakaat, kemudian ditutup dengan Witir satu rakaat. Setelah itu, Anda bisa tidur, dan jika terbangun, Anda bisa melaksanakan Tahajud meskipun sebelumnya sudah melakukan Qiyamul Lail,” tandasnya.

Editor: Zhafran Pramoedya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut