dr Siska Gerfianti: Value Keluarga di Jawa Barat Sedang Tidak Baik-baik Saja

BANDUNG, INEWSBANDUNGRAYA.ID– Value keluarga di Jawa Barat sedang tidak baik-baik saja. Berbagai persoalan banyak menghinggap pembangunan keluarga di Jabar, seperti persoalan stunting, angka perceraian yang tinggi, kekerasan perempuan, dan bullying terhadap anak-anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) dr. Siska Gerfianti mengatakan hal itu saat bersilaturahmi dengan wartawan di Bandung, Kamis (27/2/2025).
“Value keluarga di Jawa Barat sedang tidak baik-baik saja. Berbagai persoalan seperti sunting, angka perceraian, kekerasan perempuan dan bullying terhadap anak-anak kerap terjadi,” kata Siska.
Ia mengatakan, hal ini menjadi pekerjaan bagi pemerintah dan insan media atau wartawan harus memecahkan persoalan ini melalui perannya masing-masing. Dalam memberitakan korban kekerasan misalnya, pemberitaan media tak perlu menjelaskan secara detail sehingga tak menimbulkan trauma kepada korban.
“Jangan sampai dibenjerbeaskeun kalau dalam istilah bahasa Sundanya. Artinya jangan dirinci secara detil,” kata kepala dinas yang kerap dipanggil Doksis ini.
Siska menjelaskan, inti dari tugas dan pekerjaan dinasnya adalah pembangunan keluarga. Pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan keluarga berencana, bisa dibangun dengan baik dimulai dari keluarga.
Oleh karena itu, katanya, pembangunan keluarga yang berkualitas menjadi fokus dari DP3AKB. Pembangunan manusia di Jawa Barat, bahkan secara nasional, katanya, dimulai dari pembangunan keluarga.
Siska mengatakan pihaknya telah menyiapkan program pembangunan keluarga yang akan dilakukan DP3AKB di tahun 2025 ini. Salah satunya adalah dengan membangun kolaborasi dengan media. Belum lama ini, telah dideklarasikan Perkumpulan Jurnalis Peduli Keluarga di Kampus Universitas Komputer (Unikom) Bandung.
“Bagi saya apapun namanya perkumpulan jurnalis ini, yang terpenting core value nya dalah keluarga. Berbagai persoalan seperti masalah Judol (judi online) atau Pinjol (pinjaman online) ujung-ujungnya keluarga,” kata Siska. ***
Editor : Ude D Gunadi