Komitmen Tingkatkan Kinerja Halal, Bio Farma Terima Sertifikat Halal Vaksin BCG dari BPJPH

BANDUNG, iNewsBandungRaya.id - Bio Farma menerima sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk produk vaksin BCG pada kegiatan Buka Bersama Karyawan Bio Farma 1446 H.
Penyerahan sertifikat halal diserahkan secara langsung oleh Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hassan, dan diterima secara langsung oleh Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya di Kantor Pusat Bio Farma Bandung, pada Jumat (21/3/2025).
Pada kesempatan tersebut, Komisaris Utama Bio Farma, Tugas Ratmono menyampaikan bahwa Bio Farma senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kualitas produk lifescience guna meningkatkan kepercayaan pelanggan.
“Capaian sertifikasi halal untuk produk vaksin BCG vial kami ini merupakan salah satu bukti keseriusan dan kesungguhan seluruh karyawan Bio Farma dan seluruh entitas Bio Farma Group dalam rangka meningkatkan portofolio produk halal,” ucap Tugas dalam keterangannya.
Dengan sertifikasi ini, Bio Farma menunjukan diri sebagai perusahaan yang dapat mengembangkan dan memproduksi produk lifescience berkualitas tinggi.
“Dengan produk kualitas tinggi, trust dari pelanggan, baik di dalam dan di luar negeri dapat terjaga, sehingga Bio Farma dapat terus berkontribusi pada ketahanan kesehatan Indonesia dan global,” ungkapnya.
Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya mengatakan bahwa dengan diraihnya Sertifikat Halal ini merupakan bukti komitmen Bio Farma untuk senantiasa memperhatikan aspek halal dari keseluruhan proses produksi.
“Pada hari ini, BPJPH hadir ditengah-tengah kita untuk menyerahkan secara langsung sertifikasi halal untuk vaksin BCG vial. Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus BPJPH atas capaian sertifikasi halal ini. Kami senantiasa berkomitmen untuk meningkatkan kinerja halal, guna meningkatkan daya saing produk di dalam negeri dan maupun di luar negeri,” tuturnya.
Shadiq mengatakan sertifikasi halal ini adalah jaminan Bio Farma untuk menyediakan produk berkualitas tinggi yang aman dan nyaman digunakan, serta kedepannya Bio Farma akan menargetkan sertifikasi halal untuk seluruh produk.
“Sertifikasi halal ini juga menjadi jaminan kami dari Bio Farma, kepada seluruh orang tua di Indonesia, bahwa kami senantiasa menyediakan produk vaksin yang aman dan nyaman untuk digunakan oleh pengguna, utamanya adalah anak-anak di Indonesia,” ungkapnya.
“Lebih lanjut, kedepannya kami juga akan terus melakukan pengembangan terhadap keseluruhan produk, dan direncanakan sampai dengan tahun 2039, seluruh portofolio produk Bio Farma telah mendapat sertifikasi halal,” tambahnya.
Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hassan menyampaikan bahwa saat ini sertifikasi halal bukan hanya kebutuhan di negara mayoritas muslim saja, namun sudah mulai diperhatikan oleh negara-negara barat, dan Asia Timur.
“Saat ini, capaian sertifikasi halal itu bukan untuk pemenuhan kewajiban agama semata, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing produk-produk dalam negeri di tingkat global,” katanya.
“Ketika kita akan melakukan ekspor produk ke luar negeri, bukan hanya negara muslim, tetapi negara barat seperti Kanada, dan Asia Timur seperti Korea Selatan, juga sudah mulai memperhatikan aspek halal untuk produk farmasi dan makanan yang masuk ke negaranya,” sambungnya.
Haikal berharap kedepannya dengan sertifikasi halal produk-produk dalam negeri dapat bersaing dengan kuat di tingkat global.
“Dari kunjungan ini, saya bisa melihat kesantunan dan kehebatan yang dimiliki oleh Bio Farma, dan dari penggabungan kedua aspek itulah yang memberi Bio Farma keunggulan, utamanya sebagai produsen halal yang mendunia. Meskipun sertifikasi halal untuk produk kosmetik, farmasi, dan obat mulai digalakkan tahun 2026, tetapi di Bio Farma ini, sudah melangkah lebih depan dengan produksi vaksin dan produk life science halal. ”bebernya.
Produk vaksin halal mendukung program pemerintah dalam memastikan ketersediaan vaksin yang aman dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk aspek kehalalan yang menjadi perhatian utama sebagian besar penduduk.
Pencapaian Bio Farma ini sesuai dengan misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yaitu mendukung agenda ketahanan kesehatan dan kemandirian industri farmasi nasional.
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia.
Berdiri berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 153 Tahun 2024, BPJPH menjadi otoritas utama dalam menyelenggarakan jaminan produk halal di Indonesia sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.
Dalam menyelenggarakan Jaminan Produk Halal (JPH), BPJPH bekerja sama dengan kementerian dan/atau lembaga terkait, Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Komite Fatwa Produk Halal. BPJPH juga melaksanakan kerja sama internasional dalam Jaminan Produk Halal.
Editor : Rizal Fadillah