Kompensasi Sopir Angkot Bogor Diduga Disunat Oknum Preman Berseragam, Dedi Mulyadi Murka

Organda Bogor Angkat Bicara: Bantah Pemotongan, Sebut “Ucapan Terima Kasih”
Sementara itu, Sekretaris DPC Organda Kabupaten Bogor, Haryandi, membantah tuduhan adanya pemotongan bantuan kompensasi. Ia menyebut uang yang diterima oleh pihaknya berasal dari “ucapan terima kasih” para pengurus komunitas sopir.
“Tidak benar ada pemotongan. Tapi memang ada sejumlah anggota kami menerima uang dari pengurus komunitas, yang sifatnya sukarela,” ujarnya di Simpang Gadog, Kamis (3/4/2025).
Menurut Haryandi, uang yang terkumpul berjumlah Rp 3,2 juta, dan diklaim tidak semua sopir memberikan kontribusi tersebut. Uang itu, kata dia, digunakan sebagai bentuk apresiasi karena Organda telah membantu pendataan para sopir dalam waktu singkat.
“Itu bukan pungutan. Sekali lagi, sifatnya sukarela,” tegasnya.
Editor : Agung Bakti Sarasa