Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Suasana Pasca Kebakaran Sukahaji Bandung, Warga Mulai Bersihkan Sisa-sisa Kios yang Terbakar
Advertisement . Scroll to see content

Bentrok di Sukahaji: Ibu-Ibu Jadi Korban Saat Pertahankan Tanah, Polisi Dalami Kasus

Kamis, 24 April 2025 | 16:04 WIB
  • author Aga Gustiana
Bentrok di Sukahaji: Ibu-Ibu Jadi Korban Saat Pertahankan Tanah, Polisi Dalami Kasus
Bentrok warga di Sukahaji dengan oknum ormas di lahan sengketa. Foto: Ist.

BANDUNG, iNewsBandungraya.id - Polemik di kawasan Sukahaji, Bandung, kembali memanas dengan pecahnya bentrokan antara warga setempat dan sekelompok orang tak dikenal (OTK). Insiden yang dilaporkan terjadi pada Senin (21/5/2025) lalu ini mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka-luka dan kini tengah dalam penanganan pihak kepolisian.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, membenarkan adanya laporan dari warga yang menjadi korban dalam insiden bentrokan di Sukahaji tersebut. "Sudah kami terima laporannya," ujar Budi kepada awak media, Kamis (24/4/2025).

Pihak kepolisian bergerak cepat merespons kejadian ini. Kombes Pol Budi Sartono menyatakan bahwa pihaknya telah memberikan pendampingan kepada para korban sejak awal. "Kita reaktif, lakukan pendampingan terhadap korban," tegasnya. Bahkan, anggota kepolisian turut mendampingi proses visum terhadap warga yang terluka.

Lebih lanjut, Kapolrestabes mengungkapkan bahwa beberapa korban telah dimintai keterangan untuk kepentingan penyelidikan. "Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan terhadap warga (korban). Hari ini, pelengkapan keterangan," jelasnya.

Dalam keterangannya, Kombes Pol Budi Sartono mengimbau kepada seluruh warga Sukahaji untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia memastikan bahwa pihaknya akan memproses kejadian ini sesuai dengan hukum yang berlaku. "Semua kita proses," tandasnya.

Editor: Agung Bakti Sarasa

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut